Apa Kabar...?

Selamat Datang di IPOT-FORUM

Tempat yang tepat untuk berbagi tips, saran hingga keluh kesah di seputar investasi. Silahkan melakukan login terlebih dahulu atau silahkan mendaftar untuk member baru.

Lost your password?
Register

 

*required, username can only be alphanumeric Login
IPOT FORUM
 
Share:
Tahukah Anda Besarnya Pajak Yang Dipotong Di Tabungan ?
2016-05-25 16:20:28



Pasti kalian semua punya tabungan di bank atau bahkan pernah menyimpan uang di deposito. Bagi investor saham juga pasti pernah merasakan dapat dividen selain capital gain (keuntungan yang diperoleh dari selisih beli dan jual)
Tidak semua orang memperhatikan berapa besarnya pajak yang dipotong dari bunga tabungan, deposito ataupun dividen.  

Mari kita bahas satu per satu.

Tabungan & Deposito

Bunga dari tabungan yang ada di rekening bank dan bunga dari deposito merupakan objek Pajak Penghasilan (PPh) Final.
Pajak atas suku bunga telah ditetapkan dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. 
Peraturan tersebut antara lain tertuang dalam :
1. PP 131 Tahun 2000 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
2. KMK-51/KMK.04/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang pemotongan PPh atas bunga deposito dan tabunga serta diskonto SBI
3. SE-01/PJ.43/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PP 131 Tahun 2000

Pengertian pajak yang dikenakan untuk deposito dan tabungan menurut Direktorat Jenderal Pajak adalah:
1.  Atas penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dipotong Pajak Penghasilan (PPh) yang bersifat final.
2. Termasuk bunga yang diterima atau diperoleh dari deposito dan tabungan yang ditempatkan di luar negeri melalui bank yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.
3. Dengan besaran persentase 20% bila nilai tabungan/deposito diatas Rp7.500.000,-
Jadi ketika mencairkan deposito, suku bunga yang dapatkan sudah dikurangi untuk pembayaran pajak. Bank diwajibkan untuk memotong PPh final sebesar 20% atas pembayaran bunga ke nasabah apabila saldo rata-rata nasabah dalam 1 bulan sebesar Rp.7.500.000,-


Dividen 

Dividen yang dibayarkan ke perorangan (wajib pajak dalam negeri) dikenakan PPh Pasal 23 sebesar 15%.Tetapi apabila dividen dibayarkan kepada holding company, pembayaran dividen dikecualikan dari pemotongan pajak apabila memenuhi 3 syarat di bawah ini :- Kepemilikan saham holding company > 25%
- Mempunyai kegiatan usaha aktif di luar kepemilikan saham
- Dividen yang dibayarkan berasal dari cadangan laba yang ditahan


ReksaDana

ReksaDana adalah skema investasi yang berupa kumpulan uang dari berbagai investor untuk diinvestasikan ke dalam portfolio sekuritas seperti saham, obligasi dan instrumen jangka pendek.
ReksaDana terbuat dari 3 unsur yaitu :
1. Masyarakat
2. Manajer Investasi (Profesional yang mengelola dana)
3. Efek-efek sebagai obyek investasi
Penghasilan berupa bunga obligasi yang diterima selama 5 tahun pertama sejak pendirian perusahaan atau pemberian ijin usaha bukan merupakan objek pajak.
Begitu juga dengan return yang diterima oleh pemegang unit penyertaan ReksaDana bukan merupakan objek pajak.


Pensiun

Bagi karyawan, pembayaran iuran pensiun yang dilakukan perusahaan bukan merupakan pendapatan karyawan.
Pajak penghasilan akan dikenakan pada saat pensiun dibayarkan Yayasan Dana Pensiun kepada Karyawan yang memasuki usia pensiun.

Semoga bermanfaat !

(RS) 


RE : Tahukah Anda Besarnya Pajak Yang Dipotong Di Tabungan ?
2017-06-16 18:43:51

kalo memang pemeritah ingin menarik masyarakat ke pasar modal ringankan pajak deviden dong, orang males investasi kalo segalanya kena pajak!apalagi investor ritel makin takut investasi taku hilang uangnya, tolong hilangkan pajak deviden!

Copyright © 2011 INDOPREMIER IPOT-FORUM | "IPOT FORUM" is a registered trademark. All rights reserved.
Wisma GKBI 7/F Suite 718 | Jl. Jend. Sudirman No. 28 | Jakarta 10210 - Indonesia