Apa Kabar...?

Selamat Datang di IPOT-FORUM

Tempat yang tepat untuk berbagi tips, saran hingga keluh kesah di seputar investasi. Silahkan melakukan login terlebih dahulu atau silahkan mendaftar untuk member baru.

Lost your password?
Register

 

*required, username can only be alphanumeric Login
IPOT FORUM
 
Share:
Cara Gandakan Uang
2016-10-13 10:40:35

Berapa mahar yang bisa Anda berikan untuk menggandakan dana Anda ? Mari mempermudah dengan menyebut mahar sebagai modal awal investasi. Return dari investasi akan menggandakan nilai kekayaan Anda. Namun masalahnya Anda harus tepat dalam memilih pada jenis investasi apa, modal awal Anda sebaiknya diletakkan, ada banyak pilihan, salah satunya adalah reksa dana.

Bagi yang baru ingin memulai investasi, tentunya ingin sekali mengetahui berapa kira-kira keuntungan yang bisa didapat dari sebuah investasi. Namun, seperti yang seharusnya semua orang ketahui, dalam berinvestasi, terutama pada saham dan reksa dana, kita tidak bisa mematok sebuah kepastian hasil investasi atau imbalnya. Kebanyakan yang menjanjikan hasil besar, konsisten dan tanpa risiko adalah investasi bodong, dengan kata lain, dana Anda bukannya digandakan malah dibawa kabur.

Berbeda dengan kita investasi reksadana di IPOTFUND, Anda dapat memantau perkembangan dana Anda dan tidak akan kesulitan untuk pencairannya. Kepastian akan imbal investasi juga bisa kita dapatkan bila kita berinvestasi pada surat utang atau obligasi. Pemerintah pun membuat surat obligasi ritel yang dikenal dengan ORI salah satunya, dan juga memberikan kepastian nilai di awal kita membelinya. Saat ini Anda juga bisa membeli ORI03 melalui IndoPremier.

Baiklah, kembali pada reksa dana, singkatnya reksa dana akan mengalami kenaikan seiring dengan waktu. Dalam konteks reksa dana ini, kita membicarakan 4 jenis reksa dana yang umum ada, yaitu reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

Menjadi sebuah pertanyaannya adalah: “Apakah dengan mengetahui keuntungan masa lalu dari sebuah reksa dana bisa mencerminkan keuntungannya di masa depan?”

Analogi yang dapat dikemukakan adalah sebagai berikut, andaikan ada sebuah tim sepakbola yang telah menjuarai pertandingan selama 10 kali beruturut-turut maka potensi di pertandingan ke 11 untuk menjadi juara lebih besar, tapi apakah pasti juara? Apakah bisa juara kedua? Apakah justru tidak mendapat juara? Semua kemungkinan ada, namun kita memiliki bayangan kinerja ke depan akibat kinerja masa lalunya.

Kita coba untuk merekap reksa dana yang paling fluktuatif, yaitu reksa dana saham. Bila kita berinvestasi setiap awal bulan dengan sejumlah uang tertentu selama 5 tahun (60 bulan), maka dari 15 reksa dana saham yang sudah ada semenjak tahun 2004, nilai rata-rata hasil investasi selama 5 tahun adalah 61,45 persen.

Atau dengan ilustrasi kita berinvestasi Rp 1.000.000 setiap awal bulan selama 5 tahun yaitu Rp 60.000.000 maka uang kita akan menjadi Rp 96.870.000.

Apakah tampak besar atau kecil bagi Anda?

Tanpa pembanding, kita tidak akan bisa menentukan apakah imbal hasil tersebut besar atau kecil. Mari kita bandingkan.

Pembanding pertama adalah bila kita menyimpan dana deposito di sebuah bank setiap bulan Rp 1.000.000, maka untuk mendapatkan hasil investasi sebesar Rp 96.870.000 selama 5 tahun maka kita perlu mencari bank yang tidak mengenakan beban pajak dengan bunga per tahunnya adalah 17,7 persen. Saat ini tidak ada bank yang memberikan bunga deposito sebesar itu.

Atau bila Anda memiliki uang hari ini sebanyak Rp 60.000.000 karena Anda tidak mau ambil pusing berinvestasi setiap bulan Rp 1.000.000 harus Anda setorkan sebanyak 60 kali, maka Anda mendepositokan uang disebuah bank yang mau memberikan Anda bunga 9,62 persen tanpa terkena potongan pajak dan biaya. Itupun masih mustahil karena pasti akan dipotong biaya lain - lain.

Dari apa yang kami tuliskan pada artikel ini, tampaknya potensi berinvestasi pada instrumen pasar modal memiliki nilai imbal hasil jauh lebih besar dibandingkan berinvestasi pada instrumen yang memberikan kepastian bunga.

Memang hasil keuntungan masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan, namun mari kita kembali mengingat analogi yang tadi diberikan. (Dimas)

sumber : kompas.com

Copyright © 2011 INDOPREMIER IPOT-FORUM | "IPOT FORUM" is a registered trademark. All rights reserved.
Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 - Indonesia