This is an RSS feed from IPOT-FORUM. It allows you to stay up to date with the forum without visiting the site. To subscribe to this "feed", you will need a News Reader or other similar device. en Wed, 16 Jan 2019 23:57:26 +0700 http://www.ipotforum.com/forum/img/ipotforum-Logo.svg IPOT-FORUM http://www.ipotforum.com/ [Bagi-bagi Pengetahuan] : Saya baru buat akun di indopremier tapi saat loging ulang id saya selalu salah https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1491 Saya sudah email ke support@indopremier.com tentang permasalahan saya tapi sampai sekarang tidak ada email balasan Thu, 03 Jan 2019 12:15:12 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Perbedaan Rekening R00xxxxx dengan S00xxxxx ? https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1335 Setelah kita mendaftar IPOT kita biasanya mendapatkan no Rekening, akan tetapi pada IPOT sendiri memiliki 2 akun rekening yang berbeda jadi terdapat Rekening R(regular) dan S(Syariah)<br /> adakah yang merasa kebingungan dengan no Rekening tersebut ?<br /> komen ya jika ada pengalaman tentang perbedaan tersebut Tue, 15 May 2018 18:56:34 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Aplikasi IPOT ULTIMA tidak bisa Login di android saya https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1318 Mohon solusi, <br /> Mungkin ada pengalaman, mengapa aplikasi IPOT ULTIMA yg saya jalankan di android saya tidak bisa login, padahal di android yg sama, saya buka dgn versi webnya dgn username dan PW yg sama bisa login, mohon solusi? Tue, 19 Dec 2017 09:42:13 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : TARIK DANA IPOTPAY https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1182 selamat siang, saya mau nanya misalkan mau tarik expres dari ipotpay sedangkan saya tidak mempunyai RDPU , tapi saya baru saja jual saham dan di hari yg sama saya ingin tarik express, apakah saya bisa menerima uang saya kurang dari 30 menit ? dan saya bersedia terkena penalty minus akibat dana lancar yg blm settled,. Tue, 20 Jun 2017 10:57:45 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Fitur Terbaru Dari IndoPremier https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1151 <img src="https://lh3.googleusercontent.com/bhxks9jC25O4qlHPYoFsemqzMU0Am56AM2bCXKT9WUrWM44LUf5P9OFyhMSvSOiIuv_B03SmYtU1RHs7LQhfZEwDVA7ElTKzng=w1219-h689-no"/><br /> <br /> Semakin Untung Nabung Reksadana Pasar Uang di IndoPremier<br /> <br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/FK5-yYFrb9I0Ji8KsuQhTR2hI_0fOP115QfJdpDaYZ60KTBqYpMN1qeAohzFdSaElG3UV7SMazjL0yYjVoCsJ1a-mtljMytpmw=w1219-h689-no"/><br /> <br /> Schedule Payment<br /> Anda bisa mengatur semua kegiatan pembayaran sesuai dgn jadwal yang diinginkan.<br /> <br /> Penarikan Berkala<br /> Rencanakan penarikan dana anda secara berkala, dengan fitur ini anda dapat melakukan penarikan dana rutin setiap bulan sesuai dgn keinginan anda<br /> <br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/PjstL9lIT1N1eEmESzYyE9QS5DF3rJzTU2NzQLrh6u4KaAIKmeaE4FPtDgaJEn5GHc2igOdQVr6VkawXhTMk_zKgQ3_n0B4i9A=w1219-h689-no"/><br /> <br /> Likuid<br /> Dana anda dapat dicairkan kapanpun yang anda inginkan.<br /> <br /> Transfer Dana Ke Pihak Ketiga<br /> Kini anda bisa menambahkan lebih dari 1 (satu) Bank Account ke akun IndoPremier anda, sehingga anda dapat dengan mudah untuk melakukan transfer dana ke pihak ketiga.<br /> <br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/j2HfKKG00miBPyTUKvrpttDu_b-lDgYR75hhb6QmRdeKsMNLAldoKuf_6aX4DI6VaC2ocLT8KyzKobUubizBMnu8fuJW7mpbOg=w1219-h689-no"/><br /> <br /> Buat kalian yang belum tahu dengan Keuntungan Menabung di Reksadana Pasar Uang, yuk cek penjelasan pada gambar<br /> <br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/evGQ-m7gEa6kSuwro8fm0-Im4O9ZCTR183_jGQiXpJBhtXC-_5MTUq3J49lMhSjAnIF4PxW_yqpNg4ZkyY271c67QHldyZN4fw=w1219-h689-no"/><br /> <br /> Buat kalian yang ingin menambahkan lebih dari 1 (satu) Bank Account ke akun IndoPremier caranya<br /> mudah loh<br /> <br /> Thu, 22 Dec 2016 17:45:36 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Tolong bantu dong menggunakan ATM Ipot https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1146 Saya baru pakai IPOT, sebelumnya pakai sekrts yang lain.<br /> <br /> saya membaca e manual buat pake ATM IPOT rada bingung.<br /> <br /> casenya gini. Sya mau beli BKSL (Misal) di harga 95 besok, harga penutupan 90. trus saya mau langsung pasang TP di 100, SL 85, TS 98. setting di multi events nya gimna ya? masih bingung. Tue, 29 Nov 2016 17:44:55 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Investasi Sepenuh Hati untuk Bisa Membeli Properti https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1143 Properti merupakan bentuk kekayaan. Properti yang menjadi favorit adalah properti yang mempunyai cash flow. Beberapa contohnya adalah kebun sawit, kebun karet, hotel, villa, ruko, rumah kontrakan, kos-kosan, dan lain-lain. Jelas saja, mempunyai properti yang menghasilkan uang bisa membantu biaya hidup. Tak sedikit orang yang membeli properti dengan cara berutang. Padahal kita bisa meninggalkan cara berutang dengan cara investasi untuk bisa membeli properti.<br /> <br /> Kenapa membeli properti harus berinvestasi? Berikut adalah keuntungan yang didapat jika Anda melakukan investasi:<br /> <br /> Terhindar dari utang<br /> <br /> Utang merupakan sesuatu yang dipinjam dan harus dikembalikan. Penghasilan yang kita dapat ternyata masih belum cukup untuk membeli keinginan, apalagi membeli properti. Pada akhirnya, utang menjadi solusi. Penggunaan kartu kredit yang berlebih hanya akan menumpuk utang. Tentu saja, menggunakan kartu kredit harus ada kontrol. Lain halnya dengan pembelian properti menggunakan hasil investasi yang menumpuk. Investasi bisa membuat Anda terhindar dari sifat konsumtif dan utang.<br /> <br /> Nilai aset atau kekayaan terhindar dari pengaruh inflasi<br /> <br /> Rupiah yang semakin melemah terhadap dolar akan menyebabkan daya beli uang Anda juga melemah, meski jumlah uangnya tetap. Tapi jangan khawatir, jika Anda menempatkan uang dalam investasi, Anda bisa terhindar dari pengaruh inflasi ini.<br /> <br /> Nilai aset atau kekayaan meningkat<br /> <br /> Siapa yang tidak mau kekayaannya meningkat? Semua orang pasti mau. Nah, dengan melakukan investasi, uang Anda akan terus berkembang. Investasi Anda akan berkembang puluhan hingga ratusan persen, tergantung jenis investasi yang Anda pilih, apakah menggunakan Reksadana, deposito, obligasi, atau saham. Ya, hasilnya bisa dibelikan untuk properti yang akan lebih menguntungkan lagi.<br /> <br /> Memenuhi kebutuhan di masa depan<br /> <br /> Kebutuhan di masa depan akan semakin kompleks. Bukan hanya diri sendiri yang menjadi tanggung jawab di masa depan, tetapi anak dan keluarga. Mengandalkan gaji per bulan untuk kebutuhan tersebut, bisa jadi tidak cukup. Selain itu, Anda juga pasti membutuhkan properti yang mempunyai cash flow untuk menambah penghasilan. Dengan berinvestasi, suatu target keinginan akan lebih cepat tercapai daripada harus menabung.<br /> <br /> Sebagai bagian dari perencanaan keuangan<br /> <br /> Bekerja itu ada pensiunnya. Mempersiapkan penciun dengan investasi adalah persiapan yang baik. Mempersiapkan dana pensiun hendaknya dengan yang return yang tinggi, seperti obligasi, investasi Reksadana dan saham. Namun, jika usia Anda sudah mendekati pensiun, baiknya berinvestasi pada tempat yang relatif aman dan tumbuh, di reksadana.<br /> <br /> Terlihat bukan, keuntungannya ekstra dibandingkan dengan hanya menabung. Apalagi dibandingkan dengan cara berutang. Membeli properti dengan hasil investasi itu bebas. Kalau masih dengan cara berutang, coba pikirkan akibat apa jika kita tidak sanggup membayarnya. Akibatnya bisa macam-macam, beberapa kasus pembunuhan dan kriminal disebabkan oleh utang. Jadi, tinggalkan cara berutang, dan mulailah investasi untuk bisa membeli properti. Thu, 03 Nov 2016 10:24:51 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Cara Gandakan Uang https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1138 Berapa mahar yang bisa Anda berikan untuk menggandakan dana Anda ? Mari mempermudah dengan menyebut mahar sebagai modal awal investasi. Return dari investasi akan menggandakan nilai kekayaan Anda. Namun masalahnya Anda harus tepat dalam memilih pada jenis investasi apa, modal awal Anda sebaiknya diletakkan, ada banyak pilihan, salah satunya adalah reksa dana.<br /> <br /> Bagi yang baru ingin memulai investasi, tentunya ingin sekali mengetahui berapa kira-kira keuntungan yang bisa didapat dari sebuah investasi. Namun, seperti yang seharusnya semua orang ketahui, dalam berinvestasi, terutama pada saham dan reksa dana, kita tidak bisa mematok sebuah kepastian hasil investasi atau imbalnya. Kebanyakan yang menjanjikan hasil besar, konsisten dan tanpa risiko adalah investasi bodong, dengan kata lain, dana Anda bukannya digandakan malah dibawa kabur.<br /> <br /> Berbeda dengan kita investasi reksadana di IPOTFUND, Anda dapat memantau perkembangan dana Anda dan tidak akan kesulitan untuk pencairannya. Kepastian akan imbal investasi juga bisa kita dapatkan bila kita berinvestasi pada surat utang atau obligasi. Pemerintah pun membuat surat obligasi ritel yang dikenal dengan ORI salah satunya, dan juga memberikan kepastian nilai di awal kita membelinya. Saat ini Anda juga bisa membeli ORI03 melalui IndoPremier.<br /> <br /> Baiklah, kembali pada reksa dana, singkatnya reksa dana akan mengalami kenaikan seiring dengan waktu. Dalam konteks reksa dana ini, kita membicarakan 4 jenis reksa dana yang umum ada, yaitu reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.<br /> <br /> Menjadi sebuah pertanyaannya adalah: &ldquo;Apakah dengan mengetahui keuntungan masa lalu dari sebuah reksa dana bisa mencerminkan keuntungannya di masa depan?&rdquo;<br /> <br /> Analogi yang dapat dikemukakan adalah sebagai berikut, andaikan ada sebuah tim sepakbola yang telah menjuarai pertandingan selama 10 kali beruturut-turut maka potensi di pertandingan ke 11 untuk menjadi juara lebih besar, tapi apakah pasti juara? Apakah bisa juara kedua? Apakah justru tidak mendapat juara? Semua kemungkinan ada, namun kita memiliki bayangan kinerja ke depan akibat kinerja masa lalunya.<br /> <br /> Kita coba untuk merekap reksa dana yang paling fluktuatif, yaitu reksa dana saham. Bila kita berinvestasi setiap awal bulan dengan sejumlah uang tertentu selama 5 tahun (60 bulan), maka dari 15 reksa dana saham yang sudah ada semenjak tahun 2004, nilai rata-rata hasil investasi selama 5 tahun adalah 61,45 persen.<br /> <br /> Atau dengan ilustrasi kita berinvestasi Rp 1.000.000 setiap awal bulan selama 5 tahun yaitu Rp 60.000.000 maka uang kita akan menjadi Rp 96.870.000.<br /> <br /> Apakah tampak besar atau kecil bagi Anda?<br /> <br /> Tanpa pembanding, kita tidak akan bisa menentukan apakah imbal hasil tersebut besar atau kecil. Mari kita bandingkan.<br /> <br /> Pembanding pertama adalah bila kita menyimpan dana deposito di sebuah bank setiap bulan Rp 1.000.000, maka untuk mendapatkan hasil investasi sebesar Rp 96.870.000 selama 5 tahun maka kita perlu mencari bank yang tidak mengenakan beban pajak dengan bunga per tahunnya adalah 17,7 persen. Saat ini tidak ada bank yang memberikan bunga deposito sebesar itu.<br /> <br /> Atau bila Anda memiliki uang hari ini sebanyak Rp 60.000.000 karena Anda tidak mau ambil pusing berinvestasi setiap bulan Rp 1.000.000 harus Anda setorkan sebanyak 60 kali, maka Anda mendepositokan uang disebuah bank yang mau memberikan Anda bunga 9,62 persen tanpa terkena potongan pajak dan biaya. Itupun masih mustahil karena pasti akan dipotong biaya lain - lain.<br /> <br /> Dari apa yang kami tuliskan pada artikel ini, tampaknya potensi berinvestasi pada instrumen pasar modal memiliki nilai imbal hasil jauh lebih besar dibandingkan berinvestasi pada instrumen yang memberikan kepastian bunga.<br /> <br /> Memang hasil keuntungan masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan, namun mari kita kembali mengingat analogi yang tadi diberikan. (Dimas)<br /> <br /> sumber : kompas.com Thu, 13 Oct 2016 10:40:35 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Investasi Kapanpun Dimanapun https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1137 Saat ini adalah zaman di mana semua hal bisa dilakukan secara online untuk membuat hidup menjadi lebih mudah. Mulai dari beli pulsa, belanja, pesan jasa transportasi umum, pesan makanan, kirim barang hingga berjualan atau berwirausaha bisa dilakukan online. Termasuk berinvestasi, investasi tidak lagi harus ribet dan offline. Sehingga tidak salah untuk menyebut investasi online sebagai investasi kekinian, dengan modal terjangkau, dan memiliki imbal hasil menarik, plus aman.<br /> <br /> Namun, hal yang terpenting, investasi kekinian itu nilai investasinya tidak akan tergerus inflasi. Salah satu investasi kekinian yang bisa Anda miliki ialah reksadana online. Apa itu reksadana? Reksadana merupakan salah satu produk investasi pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi, reksadana bisa dibeli dengan modal terjangkau, memiliki imbal hasil atau untung yang lebih tinggi ketimbang tabungan dan deposito, serta minim risiko.<br /> Pengertian Reksadana<br /> <br /> Secara undang-undang, pengertian reksadana menurut UU Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat (27), adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek (instrumen investasi pasar modal yang berupa Efek Pasar uang, Efek Hutang atau Efek saham) oleh Manajer Investasi yang telah mendapatkan ijin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).<br /> <br /> Dari sisi tujuan keuangan, investasi reksadana memiliki sejumlah keuntungan positif, khususnya untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan di masa depan seperti biaya pendidikan, biaya pernikahan, biaya persalinan, biaya liburan keluarga, biaya berhaji/umrah, hingga persiapan biaya pensiun Anda.<br /> IPOT FUND, Pilihan Investasi Reksadana Anda<br /> <br /> Lalu dari mana Anda harus mulai investasi? Untuk mulai berinvestasi, Anda tidak perlu ribet, semua bisa dipelajari dan dilakukan secara online. Ya, Anda bisa membeli reksadana online, kapan saja dan di mana saja Anda berada. Tapi, di mana tempat membeli reksadana secara online yang lengkap dan aman? Jawabnya hanya ada di supermaket reksadana IPOT FUND yang dikelola oleh IndoPremier Securities.<br /> <br /> IPOT FUND adalah supermarket reksadana online pertama di Indonesia yang menawarkan ragam reksadana terlengkap, dengan 29 Manajer Investasi (MI) ternama di Indonesia, dan lebih dari 140 produk reksadana baik pasar uang, pendapatan tetap, campuran maupun saham. IPOT FUND, satu-satunya supermarket reksadana online yang bekerjasama dengan banyak MI dan banyak pilihan produk reksadana, yang bisa diakses secara multi-platform, baik desktop, laptop, tablet, dan smartphone, kapan saja dan dimana saja.<br /> <br /> Investasi reksadana secara online memiliki sejumlah keunggulan dari sisi kepraktisan, efisiensi waktu dan biaya. Anda bisa melakukan semua aktivitas investasi secara online di IPOT FUND, mulai dari mendaftar, membeli reksadana, memantau hasil investasi, top-up reksadana, menjual, maupun mengalihkan (switching) reksa dana Anda.<br /> <br /> Tentu saja investasi reksadana menjadi lebih mudah dan menguntungkan jika dilakukan secara online melalui supermarket reksadana online. Selain itu, masih ada banyak alasan lain yang membuat Anda harus berinvestasi di supermarket reksadana online IPOT FUND. (Dimas)<br /> <br /> sumber: cermati.com Wed, 12 Oct 2016 10:06:58 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Manfaat Investasi Meski Dalam Skala Kecil https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1136 Berbagai bentuk investasi bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Mempertimbangkan kemampuan Anda dalam investasi merupakan hal yang perlu diperhatikan karena akan berkaitan dengan kemampuan Anda dalam hidup sehari-hari meskipun harus menurunkan standar hidup demi mendapatkan keuntungan dari investasi yang Anda pilih. Beberapa jenis investasi yang bisa Anda pertimbangkan sebagai pilihan investasi Anda adalah sebagai berikut:<br /> <br /> 1. Deposito<br /> Tingkatan keuntungannya jelas lebih tinggi dari sekedar tabungan biasa. Anda tetap menyetorkan sejumlah uang ke rekening deposito namun Anda dituntut untuk bisa tidak melakukan penarikan dalam jangka waktu tertentu. Tentu saja akan sangat merugikan Anda dari sisi liquiditas.<br /> <br /> 2. Reksadana<br /> Merupakan wadah untuk menghimpun dana secara kolektif dan dikelola oleh manajer investasi. Hasil pengumpulan ini kemudian diubah dalam bentuk lain. Kerugian maupun keuntungan yang didapatkan dari investasi yang disepakati merupakan hal yang harus dibagi rata kepada para penghimpunnya. Sangat menguntungkan dari sisi liquiditas karena dapat dicairkan kapan saja. Bahkan Anda bisa memulai hanya dengan dana Rp 100.000,- saja.<br /> <br /> 3. Obligasi<br /> Biasanya pihak yang mengeluarkan surat hutang obligasi adalah pemerintah. Bila Anda merasa memiliki dana lebih dan ingin melakukan investasi yang cukup aman dengan resiko cukup rendah adalah dengan &lsquo;meminjamkan&rsquo; dana Anda kepada pemerintah. Surat hutang obligasi ini akan menghasilkan bunga pinjaman yang akan diberikan kepada Anda selaku pihak yang meminjamkan dana kepada pemerintah.<br /> <br /> 4. Emas<br /> Investasi ini cukup diminati oleh banyak orang. Selain karena keuntungan yang dihasilkan cukup tinggi dan resiko cukup rendah, pengorbanan investor yang ingin berinvestasi pada emas cukup dengan menunggu beberapa tahun dan hasilnya akan terlihat dengan nominal penjualan emas yang mungkin harganya lebih tinggi beberapa kali dari harga awal investor membeli saham emas.<br /> Mulai dari Nominal Kecil<br /> <br /> Itulah tadi ulasan singkat mengenai investasi, apa pentingnya, manfaatnya, dan bagaimana memilih investasi yang tepat. Untuk tetap mendapatkan keuntungan dari investasi, Anda harus pintar dalam memilah dan memilih jenis investasi yang tepat dan cocok bagi Anda. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan Anda. Jangan pernah paksakan diri untuk selalu bisa berinvestasi pada skala nominal yang tinggi. Mulailah dari nominal yang kecil dan jadikan keuntungannya sebagai modal untuk membeli investasi yang sama atau yang lebih tinggi. Selamat mencoba! Tue, 11 Oct 2016 10:49:33 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Investasi Yang Kekinian https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1135 Saat ini adalah zaman di mana semua hal bisa dilakukan secara online untuk membuat hidup menjadi lebih mudah. Mulai dari beli pulsa, belanja, pesan jasa transportasi umum, pesan makanan, kirim barang hingga berjualan atau berwirausaha bisa dilakukan online. Termasuk berinvestasi, investasi tidak lagi harus ribet dan offline. Sehingga tidak salah untuk menyebut investasi online sebagai investasi kekinian, dengan modal terjangkau, dan memiliki imbal hasil menarik, plus aman.<br /> <br /> Namun, hal yang terpenting, investasi kekinian itu nilai investasinya tidak akan tergerus inflasi. Salah satu investasi kekinian yang bisa Anda miliki ialah reksadana online. Apa itu reksadana? Reksadana merupakan salah satu produk investasi pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi, reksadana bisa dibeli dengan modal terjangkau, memiliki imbal hasil atau untung yang lebih tinggi ketimbang tabungan dan deposito, serta minim risiko.<br /> Pengertian Reksadana<br /> <br /> Secara undang-undang, pengertian reksadana menurut UU Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat (27), adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek (instrumen investasi pasar modal yang berupa Efek Pasar uang, Efek Hutang atau Efek saham) oleh Manajer Investasi yang telah mendapatkan ijin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).<br /> <br /> Dari sisi tujuan keuangan, investasi reksadana memiliki sejumlah keuntungan positif, khususnya untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan di masa depan seperti biaya pendidikan, biaya pernikahan, biaya persalinan, biaya liburan keluarga, biaya berhaji/umrah, hingga persiapan biaya pensiun Anda.<br /> IPOT FUND, Pilihan Investasi Reksadana Anda<br /> <br /> Lalu dari mana Anda harus mulai investasi? Untuk mulai berinvestasi, Anda tidak perlu ribet, semua bisa dipelajari dan dilakukan secara online. Ya, Anda bisa membeli reksadana online, kapan saja dan di mana saja Anda berada. Tapi, di mana tempat membeli reksadana secara online yang lengkap dan aman? Jawabnya hanya ada di supermaket reksadana IPOT FUND yang dikelola oleh IndoPremier Securities.<br /> <br /> IPOT FUND adalah supermarket reksadana online pertama di Indonesia yang menawarkan ragam reksadana terlengkap, dengan 29 Manajer Investasi (MI) ternama di Indonesia, dan lebih dari 140 produk reksadana baik pasar uang, pendapatan tetap, campuran maupun saham. IPOT FUND, satu-satunya supermarket reksadana online yang bekerjasama dengan banyak MI dan banyak pilihan produk reksadana, yang bisa diakses secara multi-platform, baik desktop, laptop, tablet, dan smartphone, kapan saja dan dimana saja.<br /> <br /> Investasi reksadana secara online memiliki sejumlah keunggulan dari sisi kepraktisan, efisiensi waktu dan biaya. Anda bisa melakukan semua aktivitas investasi secara online di IPOT FUND, mulai dari mendaftar, membeli reksadana, memantau hasil investasi, top-up reksadana, menjual, maupun mengalihkan (switching) reksa dana Anda.<br /> <br /> Tentu saja investasi reksadana menjadi lebih mudah dan menguntungkan jika dilakukan secara online melalui supermarket reksadana online. Selain itu, masih ada banyak alasan lain yang membuat Anda harus berinvestasi di supermarket reksadana online IPOT FUND. Apa saja? Ini diantaranya:<br /> <br /> 1. Cukup Satu Akun untuk Semua Reksadana<br /> <br /> Anda cukup membuat satu akun dan bisa digunakan untuk semua akses di IPOT FUND. Semua sistem terintegrasi, mulai dari proses registrasi, rekening pembayaran, hingga laporan dari manajer investasi. Semua transaksi reksadana Anda hanya membutuhkan satu akun atas nama Nasabah sendiri.<br /> <br /> 2. Dana Nasabah dan Unit Reksadana Aman<br /> <br /> Keamanan atas kepemilikan efek reksadana Anda akan terjamin karena disimpan atas nama nasabah sendiri oleh bank Kustodian di bawah pengawasan OJK. Selain itu, dana nasabah juga aman sebab disimpan atas nama nasabah sendiri, yang disimpan di rekening dana investor (RDI) di bank yang ditunjuk oleh OJK, dan terpisah dari rekening bank milik IPOT FUND.<br /> <br /> 3. Bebas Biaya dan Pajak<br /> <br /> Investasi reksadana melalui IPOT FUND itu bebas biaya alias gratis, mulai dari biaya pembelian dan penjualan semua reksadana yang ada di IPOT FUND. Artinya, berapapun transaksi pembelian atau penjualan reksadana yang Anda lakukan di IPOT FUND, Anda tidak akan dikenai biaya beli dan jual sebesar 1-2%, biaya yang biasanya dikenakan oleh Agen Penjual reksadana lainnya seperti Bank. Selain itu, tidak ada biaya pajak dan biaya administrasi yang dibebankan ke Anda.<br /> <br /> 4. Tidak Perlu Tanda tangan Basah<br /> <br /> Seluruh transaksi reksadana yang Anda lakukan hanya memerlukan beberapa klik dan 'real-online' sehingga tidak memerlukan tanda tangan basah atau wet signature. Kepraktisan ini menjadi salah satu keunggulan IPOT FUND. Tidak perlu tanda tangan basah untuk transaksi seperti pembelian hingga penjualan reksadana di IPOT FUND.<br /> <br /> 5. Memiliki database semua reksadana yang up-to-date<br /> <br /> IPOT FUND memiliki database semua produk reksadana yang ada di Indonesia, lengkap dan selalu up-to-date alias terbaharui yang dapat Anda akses secara gratis. Anda juga bisa melakukan analisa database reksadana dengan menggunakan tools Fund Screener secara mudah dan gratis di IPOT FUND.<br /> <br /> 6. Investasi Reksadana Online mulai Rp100.000<br /> <br /> Investasi itu tidak mahal. Investasi reksadana online bisa dilakukan dengan modal Rp100.000. Reksadana tergolong investasi yang sangat murah dan mudah. Hanya dengan modal Rp100.000 per bulan, Anda bisa berinvestasi membeli reksadana online.<br /> Mulai Investasi dengan Reksadana Online<br /> <br /> Salah satu cara cepat mencapai tujuan keuangan Anda di masa depan adalah dengan investasi. Reksadana cocok sebagai pilihan investasi untuk semua orang, sebab risikonya rendah dan memiliki sejumlah manfaat positif untuk mencapai tujuan keuangan Anda. Mulailah investasi reksadana online di IPOT FUND, supermarket reksadana terlengkap di Indonesia dengan segudang keunggulan yang akan membuat investasi Anda semakin menyenangkan. (Dimas)<br /> <br /> sumber : cermati.com<br /> Mon, 10 Oct 2016 10:19:53 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Manfaat Rutin Berinvestasi Untuk Masa Depan Finansial Anda https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1132 Apabila penghasilan bulanan Anda hanya habis untuk kebutuhan sehari-hari, maka salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan Anda adalah dengan pandai-pandai memanfaatkan penghasilan tambahan yang tak terduga, seperti Tunjangan Hari Raya (THR) atau bonus dari perusahaan. Sebab, pada saat itulah Anda memiliki uang lebih yang dapat disimpan. Lalu, bagaimana memanfaatkannya agar uang itu tidak habis begitu saja? Mungkin yang pertama terpikir adalah dengan menyimpannya di tabungan bank atau deposito, dan Anda meneguhkan diri untuk tidak akan menggunakan tabungan tersebut. Padahal, salah satu instrumen lain yang patut dilirik adalah investasi. Belum banyak orang yang mengetahui manfaat investasi bagi masa depan. Namun, memang Anda tetap boleh menggunakan uang tersebut untuk keperluan mendadak, seperti untuk biaya rumah sakit atau lainnya. Namun, selain itu, ada baiknya penghasilan bulanan Anda juga disisihkan untuk ditabung, misalnya 70% untuk kebutuhan sehari-hari dan 30% untuk ditabung. Selain menyimpan uang di tabungan bank, Anda juga dapat menginvestasikan uang Anda.<br /> <br /> Walaupun banyak orang awam yang menganggap bahwa investasi adalah berisiko tinggi sehingga justru akan menghilangkan uang Anda, tapi sebenarnya jika dijalankan dengan tepat, investasi sungguh membantu dalam melipatgandakan uang Anda. Padahal, yang tidak diketahui oleh mayoritas orang mengenai tabungan di bank adalah suku bunga per tahun yang sangat kecil. Hal itu tentu akan mengurangi nilai tabungan Anda karena tergerus oleh tingkat inflasi yang kenaikannya tiap tahun jauh di atas bunga yang diberikan oleh tabungan Anda. Untuk berinvestasi, tentunya investasi yang dipilih haruslah yang jangka panjang. Sebab, sesungguhnya manfaat investasi inilah yang sangat penting dan berpotensi untuk meningkatkan kekayaan Anda dan keluarga di masa depan. Melalui investasi yang tepat, Anda akan mendapatkan keuntungan yang berkali-kali lipat di masa yang akan datang. Karena itulah, banyak orang-orang yang mulai mengalihkan tabungannya ke dalam bentuk investasi. Lalu, apa saja, sih, manfaat investasi? Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang didapat melalui investasi.<br /> <br /> Melindungi uang atau aset Anda dari kenaikan inflasi<br /> <br /> melindungi uangInflasi selalu terjadi setiap tahun di mana pun, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2013 lalu tingkat inflasi di Indonesia mencapai 8,38%. Sementara itu, dalam lima tahun terakhir (2009-2014), tingkat inflasi di Indonesia mencapai 29,52%. Karena itu, kalau Anda tidak menyimpan uang Anda di investasi, maka uang Anda akan tergerus nilainya sebesar tingkat inflasi tersebut. Contoh nyata dari inflasi tersebut adalah jika pada tahun 2000-an Anda bisa membeli dua buah bakwan goreng dengan uang Rp1.000, maka pada 2014 uang Anda yang Rp1.000 itu hanya sanggup membeli satu buah bakwan goreng. Jumlah uang Anda tetap, tetapi daya beli uang Anda melemah. Karena itulah Anda perlu menyimpan uang di sebuah investasi. Nilai uang yang Anda simpan di investasi akan meningkat sesuai dengan kenaikan inflasi, sebab nilai sebuah investasi juga akan meningkat seiring dengan kenaikan inflasi itu sendiri. Sementara itu, jika Anda menyimpan uang di tabungan, bisa jadi nilainya tergerus karena inflasi. Sebab, suku bunga yang diberikan tiap tahun dari bank tidak akan pernah bertambah walaupun inflasi yang terjadi sangat tinggi. Dengan demikian, ketika harga-harga kebutuhan pokok meningkat tinggi, jumlah tabungan Anda hanya meningkat sedikit sekali, tidak cukup untuk mengimbangi kenaikan inflasi.<br /> <br /> Meningkatkan nilai aset atau kekayaan Anda<br /> <br /> meningkatkan nilai uangSelain untuk menghindari tergerusnya nilai uang Anda, manfaat investasi lainnya adalah untuk meningkatkan nilai kekayaan Anda. Sebagai contoh, investasi di deposito akan menambah 33,82% dari uang Anda, dengan instrumen investasi emas akan meningkat 45,88%, lalu 79,62% keuntungan dari investasi obligasi, dan 180,94% bila menggunakan saham sebagai instrumen investasi. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa investasi bisa mengalahkan inflasi yang 29,52%. Dengan demikian, apabila Anda berencana untuk menabung di masa depan, maka investasi adalah sarana yang tepat. Anda dapat membeli murah sebuah investasi sekarang ini, kemudian menjualnya di masa depan dengan nilai yang diperoleh berkali-kali lipat dari harga belinya.<br /> <br /> Memenuhi kebutuhan di masa depan<br /> <br /> rumah masa depanAnda tentu tidak tahu kebutuhan di masa depan yang diperlukan apa saja. Untuk mencapai suatu target seperti itu, misalnya untuk membeli mobil, rumah, atau kebutuhan lainnya, Anda akan lebih cepat melakukannya dengan mengumpulkan uang melalui investasi, bukan dengan hanya menyimpan uang di bank. Sebagai bagian dari perencanaan keuangan untuk masa yang akan datang, seperti persiapan pensiun, pendidikan, dan sebagainya, investasi dengan keuntungan paling tinggi adalah investasi di bidang saham yang mencapai 180,95% atau 180,95 kali nilai investasi Anda. Pensiun adalah sesuatu yang dapat dipersiapkan jauh-jauh hari, dan itu sesuai dengan karakter investasi saham yang cenderung memberikan hasil maksimal bila dilakukan dalam jangka waktu panjang. Selain berinvestasi di saham, Anda juga perlu melakukan variasi investasi. Jangan menumpuk uang Anda hanya di satu jenis investasi. Hal itu untuk menghindari hilangnya seluruh uang Anda apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan dari investasi Anda. Jika memiliki dana yang cukup, Anda juga dapat berinvestasi di properti, tanah, maupun emas. Manfaat investasi memang tidak terlihat langsung, tapi Anda akan merasakannya nanti di masa depan. (Dimas) Tue, 04 Oct 2016 10:09:24 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Kenapa Anda Disarankan untuk Berinvestasi https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1131 Cara yang paling lumrah untuk mendapatkan keuntungan atau pendapatan adalah bekerja. Masalahnya, kalau ingin mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi, otomatis berarti Anda harus menambah jam kerja Anda. Padahal tiap orang pastinya tidak mungkin bekerja nonstop sepanjang hari, kan? Padahal Anda mungkin memiliki rencana masa depan, seperti pendidikan anak, dan pensiun. Kalau hanya mengandalkan gaji atau pendapatan bulanan, tentu sangat sulit.<br /> <br /> Dalam bidang keuangan dan investasi, ada istilah &lsquo;make your money work for you&rsquo;. Artinya adalah membuat agar uang Anda berkembang sendiri untuk memberikan keuntungan pada Anda. Hal inilah yang menjadi inti dari investasi.<br /> <br /> Anda mungkin menganggap bahwa menyimpan tabungan Anda di bank serta mendapatkan bunga dari tabungan tersebut sudah cukup. Tapi kenyataannya bunga yang Anda dapatkan dari tabungan Anda tidak sebanding dengan inflasi serta kenaikan harga barang yang menyebabkan perubahan nilai uang. Misalnya, uang 10 juta mungkin terasa banyak pada 20 tahun lalu, tapi saat ini banyak orang yang bahkan memiliki gaji bulanan di atas nilai tersebut. Nilai uang saat ini pun tentu tidak akan sebanding dengan nilai uang di masa depan.<br /> <br /> Karena itulah investasi sangat diperlukan dan merupakan bagian dari jaminan kondisi keuangan Anda di masa depan. Beberapa alasan yang mungkin akan mendorong Anda untuk mulai berinvestasi di antaranya adalah:<br /> <br /> Investasi Membantu Anda Mencapai Kebutuhan Di Masa Depan<br /> Berhubungan dengan kemampuan investasi untuk mengembangkan uang dengan kecepatan inflasi, maka investasi sangat membantu bila Anda ingin memiliki barang-barang tertentu di masa depan.<br /> <br /> Investasi Membantu Melindungi Nilai Aset Anda<br /> Bila tidak dijaga, aset yang Anda miliki akan menurun nilainya. Investasi akan membantu Anda melindungi nilai aset Anda tersebut.<br /> <br /> Investasi Menambah Nilai Aset Anda<br /> Investasi tak cuma melindungi nilai aset Anda, tapi juga menambah nilainya.<br /> <br /> Investasi Membantu Anda Mengatasi Inflasi<br /> Uang yang Anda miliki mungkin tampak besar pada masa sekarang, tapi nilai uang tersebut akan semakin turun sebagai dampak dari inflasi. Kalau Anda menyimpan uang di bank dengan bunga 3% per tahun dan tingkat inflasi mencapai 11% per tahun, maka Anda bisa dibilang merugi, karena Anda tekor 8% dalam setahun.<br /> <br /> Anda mungkin mengira bahwa deposito yang Anda miliki di bank termasuk sebagai bentuk investasi. Tapi sebenarnya menurut para pakar keuangan, deposito bank tidak termasuk kategori investasi, karena bunga deposito setelah dipotong pajak belum mampu menutup inflasi.<br /> <br /> Jenis investasi yang disarankan adalah saham, obligasi, reksadana, atau properti, karena produk-produk tersebut bisa mengatasi menurunnya nilai uang akibat inflasi. Sudah siap berinvestasi? (Dimas). Tue, 04 Oct 2016 10:00:28 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Tips Pintar Belanja Reksa Dana Online https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1127 Belanja online semakin digemari masyarakat. Transaksi belanja online itu praktis, cepat dan aman. Kini belanja apa saja bisa dilakukan secara online, mulai dari belanja pakaian, kosmetik, gadget, barang-barang elektronik hingga makanan. Tidak hanya itu saja, berinvestasi juga bisa dilakukan secara online berkat pesatnya perkembangan teknologi informasi dan internet, berinvestasi menjadi lebih mudah.<br /> <br /> Dalam beberapa tahun ini, investasi online mulai digemari karena praktis dan aman. Anda bisa berbelanja produk investasi secara online di mana saja dan kapan saja. Salah satu produk investasi pasar modal yang bisa Anda beli secara online adalah reksa dana. Reksa dana merupakan produk investasi pasar modal yang aman, terjangkau, minim risiko dan memiliki imbal hasil (return) yang lebih baik ketimbang produk investasi perbankan seperti tabungan dan deposito.<br /> <br /> Anda bisa berinvestasi reksa dana online melalui supermarket reksadana, tempat yang khusus menjual beragam produk investasi reksa dana secara online, aman dan tepercaya. Sama seperti belanja online lainnya, Anda bisa melakukan transaksi investasi kapan saja dan di mana saja melalui desktop, laptop, tablet, atau smartphone. Anda tertarik untuk berinvestasi reksa dana di supermarket reksa dana? Simak ulasan tips aman belanja reksa dana online :<br /> <br /> 1. Pahami Produk Investasi Reksa Dana<br /> <br /> Hal pertama yang wajib untuk Anda pahami sebelum berbelanja produk investasi secara online adalah memahami produk yang ingin Anda beli. Khusus bagi pemula, Anda yang belum pernah berinvestasi sama sekali, memahami produk investasi yang akan Anda beli itu penting agar terhindar dari jebakan investasi palsu atau investasi bodong.<br /> <br /> Khusus reksa dana, sebelum Anda berbelanja online, Anda harus mengenal tentang reksa dana. Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat (27), Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek (instrumen investasi pasar modal yang berupa Efek Pasar uang, Efek Hutang atau Efek saham) oleh Manajer Investasi yang telah mendapatkan ijin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).<br /> <br /> Keunggulan reksa dana antara lain dikelola oleh Manajer Investasi (MI) profesional yang memiliki keahlian khusus dalam bidang pengelolaan dana. Manajer Investasi akan membantu Anda melakukan riset, menganalisa dan memonitoring harga efek hingga memberikan laporan portofolio reksa dana untuk Anda. Keunggulan lainnya, reksa dana merupakan investasi yang bisa dibeli dengan harga yang terjangkau. Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal Rp100.000,- untuk membeli reksa dana online. <br /> <br /> Tips: Baca prospektus reksa dana sebelum Anda berinvestasi, subscription/pembelian harus berdasarkan pada prospektus terkini. Pahami, reksa dana adalah produk pasar modal, bukan produk bank, sehingga tidak dijamin oleh bank serta tidak termasuk dalam cakupan objek program penjaminan pemerintah atau penjaminan simpanan. Investor wajib membaca prospektus dan memahami risiko reksa dana sebelum mengambil keputusan berinvestasi.<br /> <br /> 2. Pahami Jenis dan Cara Kerja Reksa Dana<br /> <br /> Setelah memahami hal mendasar tentang reksa dana, Anda juga harus memahami jenis, tujuan dan jangka waktu investasi Anda. Reksa Dana terdiri dari beberapa jenis berdasarkan aset yang dikelolanya, antara lain reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap/obligasi, reksa dana campuran dan reksa dana pasar uang.<br /> <br /> Pada awal membeli Reksa Dana, Anda selaku investor akan menerima unit investasi yang dihitung berdasar jumlah yang dibeli dan nilai NAB (Nilai Aktiva Bersih) per unit terkini. NAB adalah jumlah dana yang dikelola dalam suatu reksa dana. NAB atau harga per unit merupakan salah satu indikasi untuk memonitor performa reksa dana. Perkembangan reksa dana Anda bisa diamati dari perubahan persentase NAB. Umumnya, NAB dihitung berdasarkan harga penutupan di pasar dari aset pokok.<br /> <br /> Tips: Pilihlah jenis reksa dana yang sesuai dengan tujuan investasi Anda. Setiap jenis reksa dana memiliki karakter dan keunggulan masing-masing, sesuaikan pilihan investasi Anda dengan profil investasi Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan diversifikasi agar hasil investasi yang diperoleh bisa termaksimalkan.<br /> <br /> <div class="quote_wrapper"> <div class="thread_artikel"><p><span class="thread_quote_user"><!--span class="thread_quote">Quote: </span-->Reksa dana saham merupakan pilihan investasi yang cocok untuk investasi jangka panjang (di atas 5 tahun) karena bisa memberikan imbal hasil yang tinggi dengan ketentuan dana awal yang rendah.<br /> Reksa dana campuran cocok untuk investasi jangka menengah (antara 3-5 tahun), dan umumnya memberikan pertumbuhan lebih tinggi daripada reksa dana obligasi, dengan tingkat volatilitas yang lebih rendah daripada reksa dana saham.<br /> Reksa dana pendapatan tetap/obligasi cocok untuk investasi jangka menengah (1-3 tahun) sebab memberikan imbal balik yang lebih tinggi daripada suku bunga di pasar uang.<br /> Reksa dana pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek (di bawah 1 tahun). Reksa dana ini menempatkan investasi pada efek hutang jangka pendek seperti sertifikat deposito, surat berharga komersial, dan SBI.</span> </p><p class="thread_quote"></p></div> </div><br /> <br /> 3. Pahami Cara Belanja Online Reksa Dana<br /> <br /> Membeli reksa dana online itu mudah, praktis, aman dan terjangkau &ndash; setoran awal investasi mulai dari Rp100.000,-. Saat ini hanya ada beberapa pilihan tempat yang menawarkan pembelian reksa dana secara online, salah satu yang terbaik adalah Indo Premier Securities.<br /> <br /> PT Indo Premier Securities<br /> <br /> Indo Premier Securities memperkenalkan IPOT FUND dengan konsep layanan supermarket reksa dana online pertama di Indonesia. IPOT FUND menawarkan ragam reksadana terlengkap di Indonesia, dengan 29 Manajer Investasi, 140 reksa dana. Gratis biaya transaksi pembelian dan penjualan reksa dana dengan satu akun yang terintegrasi mulai dari proses registrasi, pembayaran hingga laporan dari manajer investasi dan real online dan tidak memerlukan tanda tangan basah.<br /> <br /> Cara belinya: Anda harus memiliki rekening IPOT Fund. Cara membuat rekening Umum / Syariah bisa daftar online ke website www.indopremier.com/ipotfund/. Selain itu, IndoPremier menyediakan layanan pengisian data registrasi via telepon. Anda akan mengisi formulir secara online, setelah itu IPOT Fund akan mengirimkan formulir yang terisi lengkap dalam bentuk PDF yang perlu anda tanda tangani di atas materai. Kelengkapan dokumen lain yg dibutuhkan hanya fotokopi/scan KTP, NPWP dan halaman pertama buku tabungan. Untuk wilayah Jakarta, dokumen Anda akan dijemput, untuk domisili di luar Jakarta, dokumen perlu dikirimkan via pos. Setelah tiga hari, akun anda bisa langsung aktif dan digunakan untuk belanja reksa dana online. Nantinya, Anda juga memiliki rekening efek / Rekening Dana Investor (RDI) atas nama Anda sendiri. Dana Anda untuk pembelian reksadana di IPOT Fund ditransfer ke rekening efek tersebut dan akan terintegrasi ke aplikasi IPOT Fund. Sehingga, Anda bisa menggunakan dana tersebut untuk belanja reksadana online kapan saja dan di mana saja. (Dimas)<br /> <br /> Sumber : cermati.com Wed, 07 Sep 2016 10:28:56 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Belajar Investasi Reksa Dana Saham dengan Modal Rp100 ribu, Mau? https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1125 Ketika seseorang ingin masuk ke dalam dunia bisnis, penting bagi orang tersebut untuk memahami seluk-beluk bisnis yang akan digeluti. Terlebih bila bisnis nantinya berkaitan dengan investasi. Harus ekstra hati-hati dalam memprediksi pasar jika ingin memanen keuntungan yang signifikan.<br /> <br /> Saran yang sama juga ditujukan pada siapa saja yang ingin berinvestasi di reksa dana saham. Seperti investasi saham lainnya, reksa dana saham termasuk jenis investasi dengan risiko paling tinggi. Berbeda dengan produk investasi deposito yang merupakan instrumen investasi dengan risiko yang terbilang kecil, investasi reksa dana saham merupakan yang paling tinggi risikonya dibandingkan investasi reksa dana lainnya. Karena itu, investasi ini lebih dianjurkan untuk orang-orang yang berencana menanamkan modalnya dalam jangka panjang, minimal 5 tahun.<br /> <br /> Tingkat risiko ini juga membuat seseorang tidak disarankan berinvestasi secara asal-asalan. Sangat penting mengetahui cara belajar investasi reksa dana saham. Bagi yang belum mengenal reksa dana saham, menurut Otoritas Jasa Keuangan, investasi ini merupakan penanaman modal melalui reksa dana menjadi saham-saham yang terdapat di Bursa Efek.<br /> <br /> Tingkat risiko sebanding dengan returnnya. Imbal hasil dari reksa dana saham paling tinggi dibandingkan jenis investasi reksa dana lainnya. Ini yang membuat reksa dana saham tampak demikian menggiurkan.<br /> <br /> Tingkat risiko itu juga yang membuat banyak orang berpikir bahwa &quot;bermain saham itu wilayahnya para investor profesional&quot;. Anggapan seperti itu tidak sepenuhnya benar. Para profesional dulunya juga merupakan investor awam. Melalui pengalaman, akhirnya mereka jadi profesional yang mampu meraih keuntungan besar melalui investasinya.<br /> <br /> Reksa dana saham sepertinya menangkap kecenderungan tersebut. Di satu sisi, banyak orang yang ingin mencoba masuk ke bisnis saham. Di sisi lain mereka khawatir dengan risiko kerugian. Reksa dana menawarkan investasi tanpa risiko bagi yang ingin tahu cara belajar investasi reksa dana saham. Bagaimana bisa? Agar lebih jelas, berikut ulasannya.<br /> <br /> <b>Dengan Modal Awal Rp100 ribu</b><br /> <br /> Mereka yang masih pemula di dunia investasi saham tidak perlu khawatir dengan risiko kehilangan dana karena salah prediksi. Reksa dana saham menawarkan kemudahan bagi para calon investor yang ingin tahu cara belajar investasi reksa dana saham. Tidak perlu modal besar untuk memulainya. Hanya dengan modal Rp100 ribu, kita sudah bisa memulai investasi saham di reksa dana.<br /> <br /> Kalau mau serius, modal Rp100 ribu memang tidak akan cukup. Perlu waktu lama mendapatkan keuntungan yang berarti. Perhitungan keuntungan dengan modal tersebut tidak akan terlalu besar. Paling tidak, dengan uang itu kita bisa mempelajari mekanisme berbisnis melalui reksa dana saham. Begitu gambaran pastinya sudah didapatkan, kita berani merogoh kocek lebih banyak untuk investasi.<br /> <br /> <b>Menggunakan Manajer atau Bermain Sendiri</b><br /> <br /> Alasan mengapa tidak perlu pintar di dunia investasi saham, karena kita bisa memilih manajer investasi. Manajer investasi akan membantu sepenuhnya pengelolaan saham para investor. Investor yang sangat awam sekali pun tetap bisa berinvestasi aman dengan bantuan para manajer investasi ini. Manajer investasi dipekerjakan oleh investor. Bila kinerjanya tidak memuaskan, investor dapat menggantinya dengan manajer investasi lain.<br /> <br /> Kalau menggunakan manajer investasi dirasa membuat kita kesulitan mempelajari investasi reksa dana saham dengan cepat, atau sudah merasa cukup yakin terjun sendiri, tidak masalah bila tidak menggunakan manajer. Kita tidak perlu membeli saham melalui manajer investasi, namun langsung melalui bank.<br /> <b><br /> Pelajari Cara Kerja Reksa Dana Saham</b><br /> <br /> Pertama, dengan modal Rp100 ribu kita sudah bisa menanam saham. Kedua, ada manajer investasi yang akan mengelola saham. Dua kelebihan ini jadi alasan kuat bagi siapa saja untuk mulai berinvestasi di reksa dana saham. Dengan investasi ratusan ribu rupiah, kita bisa belajar seluk beluk bisnis saham.<br /> <br /> Walau begitu, ada baiknya jika para investor juga tahu cara kerja investasi reksa dana saham. Jadinya, kita bisa mempelajari strategi investasi saham reksa dana secara lebih efektif. Butuh waktu cukup lama untuk menguasai jenis investasi ini. Bahkan bisa dikatakan, investasi saham membutuhkan pembelajaran terus menerus.<br /> <br /> Sebabnya, harga saham bergerak naik turun dengan cepat. Diperlukan pembacaan situasi dan prediksi yang cermat di sini. Prinsip jual beli saham itu sangat sederhana. Harga saham turun, beli. Harga saham naik, jual. Namun, karena naik turunnya cepat, investasi saham menjadi riskan. Salah-salah prediksi, uang malah melayang.<br /> <br /> Faktor &ldquo;intuisi&rdquo; menjadi sangat penting. Nah, intuisi untuk membaca pergerakan saham tersebut membutuhkan pembelajaran dan pengalaman cukup lama. Secara perlahan, para investor pemula semakin awas dengan naik turunnya harga saham dan paham kapan harus membeli maupun menjual sahamnya.<br /> <br /> Cepatnya fluktuasi harga saham membuat investasi semacam reksa dana saham dianjurkan untuk mereka yang berniat melakukan investasi dalam jangka panjang. Paling tidak, investasinya sekitar 5-10 tahun.<br /> <br /> Untuk awal, memahami mekanisme dasar investasi reksa dana saham akan membantu para investor pemula. Kalau sudah mendapat gambaran mengenai perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja baik, mereka bisa lebih yakin akan menanamkan uangnya di perusahaan apa. Ini juga akan menjadi awal bagus untuk bermain saham sendiri tanpa bantuan manajer investasi.<br /> <br /> Paling tidak, 3 hal di bawah ini perlu dipahami dulu saat hendak berinvestasi reksa dana saham:<br /> <br /> <b>1. Perbandingan</b><br /> <br /> Bila tertarik dengan beberapa prospektus, bandingkan dengan cermat terlebih dahulu. Prospektus merupakan dokumen yang memuat informasi mengenai rencana pengembangan sebuah perusahaan. Juga termasuk ke dalam prospektus ini, penawaran perusahaan tentang penjualan saham.<br /> <br /> <b>2. Performa</b><br /> <br /> Perhatikan performa reksa dana di periode lalu. Cermati apakah kinerjanya selalu konsisten berada di atas performa indeks pasar. Yang dimaksud indeks pasar, yaitu daftar berisi harga saham. Daftar ini memuat indikator pergerakan harian harga saham setiap perusahaan di Bursa Efek.<br /> <br /> <b>3. Pergerakan</b><br /> <br /> Perkirakan pergerakan ekonomi di masa mendatang. Ini bagian paling sulit. Kita perlu mempertimbangkan banyak faktor untuk memprediksi pergerakan ekonomi. Yang itu berarti, diperlukan kejelian dalam menganalisa informasi.<br /> Baca Juga: Reksadana Pasar Uang: Apakah Lebih Untung Daripada Deposito?<br /> <b><br /> Simulasi Investasi Reksa Dana saham</b><br /> <br /> Sebelumnya sudah disampaikan, prinsip investasi reksa dana saham sangat sederhana: saham turun, beli; saham naik, jual. Agar lebih jelas, berikut diberikan sebuah ilustrasi.<br /> <br /> Setelah melakukan berbagai pertimbangan, kita akhirnya membeli saham di PT. Selalu Untung sebanyak 3000 lembar. Harga per lembarnya sebesar Rp1.500. Dengan harga saham tersebut kita menanamkan modal sebesar Rp4,5 juta.<br /> <br /> Setelah menunggu beberapa bulan, harga saham perusahaan PT. Selalu Untung rupanya naik menjadi Rp2.000 per lembar. Dengan selisih Rp500 per lembar, kita berpikir ini merupakan kesempatan untuk menjual saham. Bila 3.000 lembar saham milik kita dijual, perhitungan keuntungannya sebagai berikut:<br /> <br /> Harga jual saham &ndash; Dana investasi = (3.000 x Rp2.000) &ndash; Rp4.500.000<br /> <br /> = Rp6.000.000 &ndash; Rp4.500.000 = Rp1.500.000<br /> <br /> Perhitungan keuntungan di atas masih belum bersih. Ada beberapa jenis biaya yang perlu dibayarkan oleh investor bila berinvestasi di reksa dana, yaitu:<br /> <br /> Subscriptionfee, yaitu biaya pembelian atas unit penyertaan<br /> Redemptionfee, yaitu biaya penjualan kembali atas unit penyertaan<br /> Switchingfee, yaitu biaya pengalihan atas unit penyertaan<br /> <br /> Ilustrasi di atas tentunya hanya contoh. Harga yang diprediksikan naik malah turun. Perubahan harga ini bisa berlangsung sangat cepat. Bukan hanya performa perusahaan yang mempengaruhi naik turunnya saham. Masalah-masalah eksternal seperti masalah politik dalam maupun luar negeri sangat mungkin membuat harga saham anjlok tiba-tiba. Bisa juga harga saham tidak beranjak sama sekali selama beberapa waktu. Hal-hal seperti ini bisa membuat kita gregetan dan tidak sabar ingin menjual saham.<br /> <br /> Karena itu, banyak yang menganjurkan agar penanaman modal dimaksudkan untuk jangka waktu yang lama. Dengan begitu, tren naik turunnya harga bisa diawasi. Akhirnya, investor tidak akan menderita kerugian besar karenanya.<br /> Tetapkan Target<br /> <br /> Naik turunnya harga saham yang sangat cepat inilah yang membuat kita perlu konsisten. Tetapkan target investasi sejak awal. Jika harga saham sudah naik sesuai dengan target kita, segera jual. Tidak masalah jika masih ingin menunggu, asalkan memang kita sudah benar-benar telah memperhitungkan dengan cermat.<br /> <br /> Terutama bagi pemula yang ingin tahu lebih banyak mengenai cara belajar investasi reksa dana saham. Tidak harus menunggu sampai bertahun-tahun baru menjual saham. Tidak masalah mendapatkan selisih keuntungan kecil di awal. Seiring waktu kita akan lebih jeli, kapan saham perlu dibeli dan kapan harus menjualnya kembali. (Dimas)<br /> <br /> sumber : Cermati.com Tue, 06 Sep 2016 10:07:02 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Reksadana Pasar Uang: Apakah Lebih Untung Daripada Deposito? https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1123 Berinvestasi adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk membuat kondisi keuangan Anda semakin baik. Banyaknya jenis instrumen investasi yang ada saat ini mungkin membuat Anda bingung dalam menentukan dimana Anda akan menginvestasikan uang Anda. Umumnya, banyak orang yang memilih untuk berinvestasi pada perbankan, oleh karena itu, deposito banyak dijadikan pilihan untuk berinvestasi.<br /> <br /> Reksadana Pasar Uang<br /> <br /> Investasi dalam bentuk reksadana merupakan investasi yang dilakukan melalui perusahaan reksadana. Prosesnya cukup mudah karena yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan sejumlah uang dan diberikan kepada Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan di pasar uang. Jumlah uang yang Anda berikan akan dikonversi ke dalam bentuk unit reksadana yang disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB). Peningkatan atau penurunan harga satuan unit reksadana tersebut bergantung pada keuntungan atau kerugian yang dilakukan MI Anda dan juga pada kondisi keuangan dalam negeri atau luar negeri.<br /> <br /> Seperti yang sudah dikatakan tadi, dalam Reksadana Pasar Uang, Anda akan memiliki seorang MI. Manajer Investasi adalah orang yang melakukan perputaran uang Anda. Dalam hal ini, MI akan memutarkan uang Anda di pasar uang untuk mendapatkan keuntungan. Kepandaian MI dalam melihat situasi pasar uang dan jenis investasi yang baik akan sangat berpengaruh pada keuntungan atau kerugian yang Anda dapatkan.<br /> <br /> Reksadana Pasar Uang merupakan jenis investasi reksadana yang paling aman dibanding jenis reksadana lainnya, tetapi psatinya keuntungannya juga paling kecil daripada yang lain. Meskipun begitu, investasi di Reksadana Pasar Uang akan lebih baik daripada deposito. Mengapa?<br /> Baca Juga: Mengenal Reksadana Untuk Investor Pemula<br /> Kelebihan Reksadana Pasar Uang Daripada Deposito<br /> <br /> Berikut ini adalah hal-hal yang membuat Reksadana Pasar Uang lebih baik daripada deposito:<br /> <br /> <b>1. Keuntungan Bisa Lebih Tinggi</b><br /> <br /> Ketika Anda melakukan investasi dengan deposito, maka jumlah keuntungan yang akan Anda dapatkan sudah pasti sejak awal dan suku bunganya berkisar 4% hingga 6%. Sedangkan dengan menggunakan Reksadana Pasar Uang, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada itu. Mengapa? Karena perputaran uang yang dilakukan tidak hanya berpaku pada satu jenis produk investasi, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari produk investasi pasar uang yang sedang bagus pada saat itu.<br /> <br /> <b>2. Jumlah Minimum Investasi Lebih Rendah</b><br /> <br /> Dalam Reksadana Pasar Uang, Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal investasi yang tergolong sangat rendah, yakni Rp100 ribu. Hal ini sangat memudahkan Anda dalam memulai investasi, karena modal investasi yang diperlukan tidak banyak dan tidak ada perbedaan return antara modal yang kecil ataupun besar.<br /> <br /> Berbeda dengan Reksadana Pasar Uang, deposito mengharuskan Anda untuk memiliki modal investasi yang cukup besar. Umumnya, minimal Anda harus menaruh uang Rp1 juta untuk memiliki deposito. Tentu saja dengan modal yang kecil, return yang Anda dapatkan juga hanya berdasarkan suku bunga terendah.<br /> <br /> Jadi buat kamu yang belum punya banyak modal untuk investasi, lebih baik mulai lakukan investasi di Reksadana Pasar Uang.<br /> <br /> <b>3. Pengambilan Dana Fleksibel Tanpa Denda</b><br /> <br /> Seperti yang Anda ketahui, jika Anda berinvestasi dengan deposito, dana yang Anda taruh tidak dapat Anda ambil seenaknya. Ada jangka waktu yang harus dipenuhi dulu sebelum uang itu bisa diambil tanpa terkena denda. Denda akan dikenakan kepada Anda jika pengambilan dana dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo. Jadi prosesnya tidak fleksibel.<br /> <br /> Reksadana Pasar Uang memberikan kesempatan untuk Anda mengambil dana secara lebih fleksibel. Anda bisa mengambilnya kapan saja tanpa ada jangka waktu yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Terlebih lagi, pencairan dana di Reksadana Pasar Uang dapat dilakukan dengan mudah dan dimana saja karena prosesnya bisa dilakukan secara online, jadi Anda tidak perlu repot-repot menyediakan waktu khusus untuk pergi mencairkan dana Anda.<br /> <br /> <b>4. Tidak Ada Jangka Waktu</b><br /> <br /> Sebelum memilih untuk berinvestasi dengan deposito, Anda harus memikirkan dengan matang kegunaan investasi itu dan memastikan bahwa uang itu tidak Anda perlukan sesuai jangka waktu yang sudah Anda pilih. Hal ini dimaksudkan supaya Anda tidak terkena denda jika mengambil sebelum jatuh tempo. Namun bagaimana jika tiba-tiba saja Anda mendadak membutuhkan uang itu? Disinilah letak kelebihan Reksadana Pasar Uang lainnya.<br /> <br /> Saat Anda melakukan investasi di Reksadana Pasar Uang, Anda tidak perlu pusing memikirkan masa depan uang tersebut, karena uang bisa diambil kapan saja tanpa kena denda. Bahkan investasi bisa Anda lakukan hanya dalam 1 hari saja, jadi benar-benar tidak ribet.<br /> Sisi Negatif Reksadana Pasar Uang<br /> <br /> Poin-poin di atas merupakan kelebihan dari pasar uang dibanding deposito, namun segala sesuatu pasti ada positif dan negatifnya. Sisi negatif dari Reksadana Pasar Uang sangat perlu Anda ketahui untuk mengetahui medan investasi yang akan Anda lakukan.<br /> <br /> <b>1. Beresiko</b><br /> <br /> Saat melakukan investasi dengan Reksadana Pasar Uang, maka MI Anda akan melakukan perputaran uang di dunia pasar uang dan tentunya ada resiko bahwa tempat perputaran itu wanprestasi. Jika hal itu terjadi, maka Anda akan mengalami kerugian. Namun kerugian tersebut tidak akan terlalu besar karena sudah dibatasi dengan peraturan untuk hanya menaruh maksimal 10% pada masing-masing jenis pasar uang. Dengan adanya peraturan itu, Anda tidak akan merasakan kerugian yang bisa menghabiskan seluruh modal investasi Anda.<br /> <br /> <b>2. Nilai Return Tidak Pasti</b><br /> <br /> Berbeda dengan deposito yang memiliki nilai return yang jelas, Reksadana Pasar Uang memberikan nilai return yang berfluktuasi sehingga tidak bisa diprediksi berapa keuntungan yang akan Anda dapatkan. Dengan fluktuasi nilai return ini, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar atau malah bisa mengalami kerugian. Hal ini bergantung pada Anda dan MI Anda untuk cermat dalam memilih produk investasi yang paling baik dan kecil resiko.<br /> Investasi Cerdas Dengan Reksadana Pasar Uang<br /> <br /> Berdasarkan semua ulasan yang sudah Anda baca di atas, dapat disimpulkan bahwa Reksadana Pasar Uang memiliki resiko yang tergolong rendah, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik daripada dengan berinvestasi hanya di deposito. Yang terpenting dalam investasi di Reksadana Pasar Uang adalah Anda harus pandai melihat situasi keuangan dan cerdas dalam menentukan pilihan, karena hal itu akan berpengaruh pada nilai return yang Anda dapatkan nanti. Selain itu, Anda juga harus memiliki MI yang juga cakap dalam melakukan hal itu sehingga bisa membantu Anda dalam menjatuhkan pilihan. Jadilah investor yang cerdas dengan menggunakan Reksadana Pasar Uang. (Dimas)<br /> <br /> Sumber : Cermati.com Thu, 01 Sep 2016 11:05:54 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Tanpa Ribet, Inilah Kelebihan Reksadana Pasar Uang Dibandingkan Deposito https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1121 <br /> Berikut ini adalah hal-hal yang membuat Reksadana Pasar Uang lebih baik daripada deposito:<br /> <b><br /> 1. Keuntungan Bisa Lebih Tinggi</b><br /> Ketika Anda melakukan investasi dengan deposito, maka jumlah keuntungan yang akan Anda dapatkan sudah pasti sejak awal dan suku bunganya berkisar 4% hingga 6%. Sedangkan dengan menggunakan Reksadana Pasar Uang, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada itu. Mengapa? Karena perputaran uang yang dilakukan tidak hanya berpaku pada satu jenis produk investasi, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari produk investasi pasar uang yang sedang bagus pada saat itu.<br /> <b><br /> 2. Jumlah Minimum Investasi Lebih Rendah</b><br /> Dalam Reksadana Pasar Uang, Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal investasi yang tergolong sangat rendah, yakni Rp100 ribu. Hal ini sangat memudahkan Anda dalam memulai investasi, karena modal investasi yang diperlukan tidak banyak dan tidak ada perbedaan return antara modal yang kecil ataupun besar.<br /> <br /> Berbeda dengan Reksadana Pasar Uang, deposito mengharuskan Anda untuk memiliki modal investasi yang cukup besar. Umumnya, minimal Anda harus menaruh uang Rp1 juta untuk memiliki deposito. Tentu saja dengan modal yang kecil, return yang Anda dapatkan juga hanya berdasarkan suku bunga terendah.<br /> <br /> Jadi buat kamu yang belum punya banyak modal untuk investasi, lebih baik mulai lakukan investasi di Reksadana Pasar Uang.<br /> <b><br /> 3. Pengambilan Dana Fleksibel Tanpa Denda</b><br /> Seperti yang Anda ketahui, jika Anda berinvestasi dengan deposito, dana yang Anda taruh tidak dapat Anda ambil seenaknya. Ada jangka waktu yang harus dipenuhi dulu sebelum uang itu bisa diambil tanpa terkena denda. Denda akan dikenakan kepada Anda jika pengambilan dana dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo. Jadi prosesnya tidak fleksibel.<br /> <br /> Reksadana Pasar Uang memberikan kesempatan untuk Anda mengambil dana secara lebih fleksibel. Anda bisa mengambilnya kapan saja tanpa ada jangka waktu yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Terlebih lagi, pencairan dana di Reksadana Pasar Uang dapat dilakukan dengan mudah dan dimana saja karena prosesnya bisa dilakukan secara online, jadi Anda tidak perlu repot-repot menyediakan waktu khusus untuk pergi mencairkan dana Anda.<br /> <br /> <b>4. Tidak Ada Jangka Waktu</b><br /> Sebelum memilih untuk berinvestasi dengan deposito, Anda harus memikirkan dengan matang kegunaan investasi itu dan memastikan bahwa uang itu tidak Anda perlukan sesuai jangka waktu yang sudah Anda pilih. Hal ini dimaksudkan supaya Anda tidak terkena denda jika mengambil sebelum jatuh tempo. Namun bagaimana jika tiba-tiba saja Anda mendadak membutuhkan uang itu? Disinilah letak kelebihan Reksadana Pasar Uang lainnya.<br /> <br /> Saat Anda melakukan investasi di Reksadana Pasar Uang, Anda tidak perlu pusing memikirkan masa depan uang tersebut, karena uang bisa diambil kapan saja tanpa kena denda. Bahkan investasi bisa Anda lakukan hanya dalam 1 hari saja, jadi benar-benar tidak ribet. (Dimas)<br /> <br /> Sumber : Cermati.com Wed, 31 Aug 2016 11:28:38 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Cara Investasi Reksadana yang Menguntungkan, Mudah dan Aman https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1119 Percayalah, jangan menunggu hari tua untuk memulai investasi. Investasi menjaga kehidupan finansial Anda di masa depan terjaga. Namun, dari mana modalnya? Bagaimana jika belum punya banyak modal untuk berinvestasi? Anda tidak perlu khawatir karena saat ini ada produk keuangan yang sedang populer, yaitu reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana yang dikelola untuk membeli saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya. Kemudahan reksadana terletak pada besaran investasi yang tidak perlu sebesar saham, yang memerlukan modal puluhan juta. Sistemnya sederhana, Anda hanya perlu menaruh sejumlah modal yang dipercayakan kepada profesional untuk membeli saham. Kemudahan ini membuat Anda tidak perlu pusing dan memikirkan saham atau obligasi apa yang harus Anda beli. Anda hanya perlu menentukan reksadana apa yang ingin Anda beli. Selanjutnya, manajer investasi yang akan mengelola modal Anda.<br /> <br /> Investasi reksadana mahal? Berdasarkan data dari Bareksa, anggapan tersebut ternyata salah. Terdapat sejumlah 187 produk reksadana saham. Dari jumlah tersebut terdapat 43 produk reksadana saham yang minimal pembeliannya dimulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000. Selain itu, return atau keuntungan yang dihasilkan reksadana juga tidak tergantung dari besar atau kecilnya nilai pembelian awal investor. Besaran tersebut, tergantung dari pengelola atau manajer investasi dalam mengelola reksadana tersebut.<br /> <br /> Adapun, faktor-faktor yang lebih mempengaruhi, seperti contohnya saham apa saja menjadi pilihan manajer investasi untuk dikelola. Ia akan melihat kondisi fundamental perekonomian Indonesia. Sebagai contoh riil, pada reksadana Mandiri Investa Atraktif dan Manulife Dana Saham, nilai minimal pembelian awal masing-masing sebesar Rp50.000 dan Rp100.000. Setelah satu tahun, reksadana saham Mandiri Investa Atraktif memiliki keuntungan 24,98 persen dan reksadana Manulife Dana Saham memiliki return 22,98 persen. Ternyata, keuntungan keduanya lebih besar dari yang dicatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yaitu hanya sebesar 21,63 persen.<br /> <br /> Investasi pada reksadana adalah salah satu investasi strategis bagi masyarakat pemodal, baik pemodal institusional maupun individual. Hal ini juga termasuk bagi para pemodal kecil dan orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu dan pengetahuan yang mendalam mengenai literasi keuangan, khususnya untuk menghitung resiko atas suatu investasi. Sebagai contoh, jika Anda mulai menyisihkan uang sebesar Rp100.000 pada 30 November 2009, kemudian terus menambah investasi sebesar Rp100.000 setiap bulannya. Pada tanggal 1 selama lima tahun pada reksadana Manulife Dana Saham, uang Anda pada 28 November 2014 menjadi Rp7.784.544,76. Dengan penambahan uang setiap bulannya, modal awal perusahaan bertambah menjadi total Rp6.100.000. Sementara itu, return yang diperoleh dari investasi tersebut sebesar Rp1.684.544,76. Jika dibandingkan dengan total investasi, return yang dihasilkan sebesar 27,62 persen.<br /> <br /> Dari penjelasan di atas, tentunya Anda mulai memahami bagaimana cara investasi reksadana ini. Untuk itu, selanjutnya, Anda perlu mengetahui bagaimana Anda memulai investasi ini. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut,<br /> <br /> 1. Tentukan Tujuan<br /> <br /> Pertama-tama, tentukan tujuan Anda menginvestasikan uang yang ada untuk membeli reksadana. Apakah sebagai modal anak sekolah hingga ke perguruan tinggi, rumah masa depan, ataukah sebagai dana pensiun. Hal ini berhubungan dengan jangka waktu investasi dan jenis reksadana yang tepat untuk Anda. Sebab, percuma juga kita berinvestasi tanpa ada tujuan yang jelas. Ada berbagai tujuan yang biasanya digunakan orang-orang untuk berinvestasi reksadana. Jadi, pikirkan dulu hal ini.<br /> 2. Kenali jenis-jenis Reksadana<br /> <br /> Sebelum menginvestasikan uang Anda pada reksadana, sebaiknya Anda mengetahui lebih dulu jenis-jenis reksadana yang ada. Ada beragam jenis reksadana, mulai dari reksadana pasar uang, pendapatan tetap, terproteksi, campuran, saham, index, dollar, syariah, dan penyertaan terbatas. Adapun, yang paling populer saat ini adalah reksadana pasar uang, dana pendapatan tetap, dana terproteksi, campuran, dan saham. Berikut penjelasannya.<br /> <br /> - Reksadana Pasar Uang<br /> <br /> Reksadana ini seluruhnya ditempatkan pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Jatuh temponya kurang dari satu tahun. Reksadana ini relatif lebih aman dari pada reksadana lainnya, namun potensi keuntungannya hanya sedikit di atas deposito.<br /> <br /> - Reksadana Pendapatan Tetap<br /> <br /> Reksadana pendapatan tetap dananya dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih tinggi dari pada reksadana pasar uang. Umumnya, return-nya bisa mencapai lebih dari 10% per tahun.<br /> <br /> - Reksadana Terproteksi<br /> <br /> Reksadana terproteksi menempatkan sebagian dananya dalam instrumen obligasi yang dapat memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat jatuh tempo. Reksadana ini memiliki perlindungan 100% pada nilai pokok investasi jika dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.<br /> <br /> - Reksadana Campuran<br /> <br /> Sesuai namanya, reksadana campuran mengalokasikan dananya di berbagai instrumen keuangan, seperti deposito, obligasi, dan saham. Karena dapat berinvestasi saham, reksadana campuran lebih beresiko. Akan tetapi, hasil return-nya yang lebih tinggi daripada reksadana pendapatan tetap.<br /> <br /> - Reksadana Saham<br /> <br /> Reksadana saham menempatkan dananya minimal 80% ke saham. Sehingga, Anda berpotensi mendapatkan keuntungan yang paling besar daripada reksadana yang lain. Namun demikian, resikonya juga paling besar.<br /> <br /> 3. Tentukan Jangka Waktu Investasi<br /> <br /> Berinvestasi reksadana membutuhkan jangka waktu yang berbeda-beda. Ada yang untuk kurang dari setahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan lebih dari 5 tahun. Untuk jangka waktu kurang dari setahun, sebaiknya Anda memilih reksa dana pasar uang. Untuk investasi 1-3 tahun, Anda dapat memilih reksa dana pendapatan tetap. Untuk jangka waktu 3-5 tahun, gunakanlah reksa dana campuran. Terakhir, untuk Anda yang menginginkan investasi jangka panjang, yakni lebih dari 5 tahun, gunakanlah reksa dana saham.<br /> <br /> 4. Langkah-langkah Investasi Reksa Dana<br /> <br /> Tentukan mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ingin uang lebih aman dengan hasil keuntungan yang terbatas? reksa dana pasar uang jawabannya. Pendapatannya tetap dan terproteksi. Jika anda ingin keuntungan yang lebih tinggi dan sanggup menerima resiko yang lebih tinggi, reksa dana campuran dan saham adalah pilihan yang cocok.<br /> <br /> Langkah kedua, pilih produk reksa dana yang sesuai dengan pilihan jenis reksa dana Anda. Lihat rekam jejak keuntungannya selama 3 tahun terakhir. Pastikan keuntungannya konsisten. Sehingga Anda tahu bahwa Anda tidak akan mengalami kerugian.<br /> <br /> Anda dapat mencari informasi lebih lanjut mengenai reksa dana yang Anda butuhkan melalui media internet atau menghubungi langsung pihak yang menjual reksa dana tersebut. Cari tahu biaya yang dikenakan pada reksa dana yang Anda inginkan, mencakup biaya pembelian dan penjualannya. Untuk memulainya, sisihkanlah minimal 20% pendapatan Anda untuk investasi reksa dana setiap bulannya.<br /> <br /> 5. Pastikan Reksadana Memiliki Izin<br /> <br /> Reksadana adalah investasi yang legal karena memiliki izin dari OJK. Perizinan ini memiliki banyak syarat dan bersifat mutlak sehingga dapat dipercaya kebenarannya. Tidak hanya itu, manajer investasi yang mengelola reksadana tersebut juga harus memiliki izin. Untuk itu, pastikan dan cek perizinan dari reksadana dan manajer investasi Anda. Jika meragukan, Anda berhak untuk menolak tawaran berinvestasi.<br /> <br /> Selain itu, pegecekan izin ini juga merupakan bentuk upaya preventif agar Anda tidak tertipu oleh bentuk investasi bodong atau abal-abal. Hal ini karena investasi bodong tentu saja tidak memiliki izin karena tidak memenuhi standar dan persyaratan dalam mengelola investasi yang bersih dan sehat.<br /> <br /> Investasi bodong biasanya menawarkan keuntungan investasi yang sangat besar. Namun, bisa jadi resiko yang ditanggung juga besar. Oleh karena itu, mau setingi apa pun potensi keuntungannya, Anda tidak boleh tergiur jika pihak yang menawarkan tidak memiliki izin yang resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).<br /> <br /> 6. Baca Prospektus Reksadana<br /> <br /> Bagaimana Anda mengetahui poin perizinan di atas? Tentunya, Anda harus membaca dan memahami isi prospektus. Prospektus dapat dikatakan sebagai buku manual untuk berinvestasi di reksadana. Segala macam informasi yang Anda butuhkan tentang reksadana ada di sini, mulai dari perizinan, manajer investasi, kebijakan investasi, biaya-biaya investasi, hingga tata cara pembelian dan penjualan reksadana.<br /> <br /> Untuk itu, membaca prospektus adalah hal yang wajib dan mutlak bagi Anda. Tidak hanya membaca, Anda pun harus memahami setiap detail isinya. Jika kebingungan, tidak perlu ragu untuk bertanya. Jika Anda sudah terlanjur berinvestasi dan belum memahami isi prospektus, sebaiknya Anda segera mengaksesnya. Pemahaman prospektus menjadi hal yang penting karena menyangkut uang yang Anda investasikan. Tentunya Anda tidak ingin menyesal karena minimnya informasi yang Anda punya bukan? Untuk itu pelajarilah prospektus.<br /> <br /> Selain itu, alangkah lebih baik jika jasa reksadana Anda memiliki sistem online untuk memutakhirkan informasi seputar reksadana. Biasanya, setiap kali akan melakukan investasi, Anda akan diingatkan untuk membaca dan mengonfirmasi apakah Anda telah membaca prospektus. Hal ini adalah jalan yang baik untuk sama-sama tahu. Sehingga Anda dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman. Tentu saja jika investasi palsu tidak akan memiliki prospektus karena ciri dari hubungan investasi yang sehat adalah dengan adanya transparansi.<br /> <br /> <b>Daftar Investasi Reksadana Dari Sekarang</b><br /> <br /> Cukup mudah bukan untuk berinvestasi Reksa Dana? Apalagi ditunjang dengan kemajuan teknologi saat ini mempermudah Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai investasi reksa dana. Saat ini beberapa manajer investasi dan bank penjual sudah banyak yang menyediakan situs informatif tentang produk dan layanan reksa dana. Beberapa bahkan memberikan layanan online untuk mempermudah investor membeli reksa dana.<br /> <br /> Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana cara memulai investasi reksadana yang benar. Jadikan hal itu sebagai salah satu hal yang bisa menjamin masa depan kita. Sebab, berbeda dengan saham, reksadana lebih tepat dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Bagi yang baru belajar investasi, mulai saja dari produk yang modalnya di bawah Rp100.000. Jadi, tunggu apa lagi, yuk mulai berinvestasi!<br /> <br /> Bagi Anda yang ingin mencari tahu reksadana terbaik sesuai dengan kebutuhan, bisa dilihat <a href="http://ipotfund.com" class="artikel_link">di sini.</a> (Dimas)<br /> <br /> Sumber : Cermati.com Wed, 28 Sep 2016 11:28:51 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Investasi Reksa Dana Campuran: Makin Dicampur, Dana Makin Subur https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1117 Di dunia investasi, ada jenis reksa dana yang nama maupun kenikmatannya seperti es campur. Reksa dana campuran namanya.<br /> <br /> Es campur terdiri atas berbagai macam isi, seperti kolang-kaling, alpukat, nangka, kelapa muda, nanas, susu, dan cincau. Masing-masing isi itu bisa dijadikan es sendiri-sendiri dan tetap nikmat.<br /> <br /> Demikian juga reksa dana campuran. Seperti tertulis di situs informasi Otoritas Jasa Keuangan, reksa dana campuran adalah investasi yang menanamkan dananya di berbagai macam efek, antara lain saham, obligasi, dan pasar uang (deposito).<br /> <br /> Artinya, kalau kita melakukan investasi reksa dana campuran, pemasukan kita akan terdiri atas hasil pengelolaan dana di berbagai macam instrumen itu. Namun instrumen tersebut juga punya wadah sendiri-sendiri di bidang investasi reksa dana. Misalnya reksa dana saham yang khusus mengalokasikan dana investasi di pasar saham.<br /> <br /> Reksa dana campuran sering direkomendasikan buat mereka yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu menengah hingga panjang (3 hingga di atas 5 tahun). Jenis reksa dana ini menjadi favorit terutama bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi. Soalnya risikonya gak tinggi-tinggi amat, tapi return atau imbal hasilnya cukup menjanjikan alias bersifat moderat.<br /> <br /> Investasi reksa dana campuran relatif lebih aman. Sebab kebijakan investasinya fleksibel, gak kaku kayak cowok yang baru nge-date untuk pertama kalinya. Contohnya kalau bursa saham lagi letoy, investasi bisa lebih difokuskan pada obligasi atau pasar uang.<br /> <br /> Lalu saat bursa saham lagi bergairah, porsi investasi di saham bisa ditingkatkan. Tapi, dalam kasus seperti itu, kita melalui manajer investasi gak bisa langsung mengalihkan seluruh investasi reksa dana campuran ke pasar saham buat memetik keuntungan sebesar-besarnya.<br /> <br /> Menurut aturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, porsi investasi di reksa dana campuran harus terbagi-bagi ke saham, obligasi, dan pasar uang. Porsi masing-masing instrumen itu maksimal 79 persen dari nilai aktiva bersih atau nilai dana yang kita investasikan dalam portofolio reksa dana campuran tersebut.<br /> <br /> Terkait dengan pembagian itu, ada pemeo di dunia investasi yang mengatakan semua telur sebaiknya tak ditaruh di satu wadah. Sebab kalau wadah jatuh, pecahlah telur-telur itu. Maknanya, dana investasi sebaiknya tidak 100 persen ditempatkan di instrumen yang sama untuk berjaga-jaga jika instrumen itu performanya jelek.<br /> <br /> Investasi reksa dana saham cocok betul dengan pemeo itu. Manajer investasi yang bertugas mengelola dana investasi kita bisa mengubah-ubah fokus investasi sesuai dengan situasi dan kondisi pasar saat itu. Kalau manajer investasinya jeli, bukan mustahil telur yang kita punya gak muat ditaruh di satu wadah saja alias dana investasi kita beranak-pinak, bahkan bercucu dan cicit.<br /> <br /> Dengan melakukan investasi reksa dana campuran, artinya risiko investasi kita tersebar. Saat satu porsi instrumen menghasilkan kerugian, porsi lain bisa saja memberikan keuntungan yang besar. Itu juga berarti pemasukan dari jenis investasi ini tak tetap, bergantung pada porsi instrumen yang dipilih manajer investasi.<br /> <br /> Misalnya dana Rp 10 juta ditanamkan ke reksa dana campuran sesuai dengan yang tercantum dalam prospectus reksa dana. Yang perlu diingat, kita wajib memastikan manajer investasi bekerja dengan baik alias dapat mengelola dana investasi sehingga tumbuh subur. Kita bisa menyewa jasa manajer ini di perusahaan manajer investasi langsung. Bisa juga lewat bank yang bekerja sama dengan perusahaan itu, atau lebih mudah cukup melalui www.ipotfund.com.<br /> <br /> Kalau kita merasa gak cocok dengan strategi campur-mencampur instrumen reksa dana suatu manajer investasi, sah-sah saja kalau kita pindah ke lain hati. Jika memang manajer investasi itu gak perform, mending cari manajer lain, tul gak? Ada banyak pilihan manajer investasi kok di daftar Bapepam-LK.<br /> <br /> Kayak beli es campur saja. Kalau abang penjualnya asal memasukkan bahan-bahan ke mangkuk, rasanya bisa acak-adut. Tapi kalau tiap-tiap bahan diukur, kita bisa menyantap semangkuk es campur yang lezat. (Dimas)<br /> <br /> sumber : blog.duitpintar.com Thu, 25 Aug 2016 11:44:23 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Menikah Bisa Bikin Lebih Makmur, Asal Kamu Lakukan 9 Cara Mengelola Keuangan Pasangan ini https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1116 Percaya deh, menikah itu bikin hidup makmur. Bukan sekadar makmur di hati karena punya pasangan, tapi juga makmur materi. Enggak percaya? Coba deh cek tagihan pajak. Beban pajak mereka yang menikah pasti lebih kecil daripada yang masih jomblo!<br /> <br /> Keuntungan lainnya adalah mudahnya mendapatkan kredit. Menikah itu ternyata membuat pengurusan kredit jadi lebih mudah karena ada jaminan keluarga lewat persetujuan pasangan. Hal yang sulit didapatkan bagi yang masih single.<br /> <br /> Itu baru sebagian kecil keuntungannya lho! Masih banyak lagi deretan benefit keuangan bagi yang sudah berani mengucapkan ijab kabul di depan penghulu.<br /> <br /> Cuma jangan melulu lihat dari situnya saja. tetap pikirkan soal perencanaan keuangan dong biar bahtera rumah tangga makin sehat. Manajemen keuangan keluarga ini yang akan mempengaruhi semua keputusan saat ini dan di masa depan. Bagaimana menikah bisa bikin makmur? Cek dulu cara mengelola keuangan pasangan di bawah ini.<br /> <br /> 1.Diskusikan prioritas finansial bersama pasangan<br /> <br /> Menikah itu pada esensinya menyatukan dua individu yang berbeda. Perbedaan di sini termasuk juga dalam urusan keuangan. Di sinilah pentingnya kompromi mengingat masa depan sudah menjadi milik berdua.<br /> Awal menikah tentu berjuta rasanya, tapi tantangan sebenarnya baru muncul di tahun pertama<br /> <br /> Maka itu diskusi terkait prioritas keuangan menjadi mutlak. Manakah yang diutamakan dan mana yang bisa ditunda. Misalnya saja memprioritaskan pembelian rumah ketimbang mencicil kendaraan. Termasuk juga kapan mulai mempersiapkan keuangan untuk buah hati.<br /> <br /> 2. Tunjuk menteri keuangan keluarga<br /> <br /> Tinggal kesepakatan saja siapa yang menjadi menteri keuangan keluarga. Ingat ya, jabatan prestisius ini bukan monopoli istri, suami pun juga bisa. Perannya sangat menentukan terhadap kesehatan keuangan keluarga. Karena di tangan dialah masuk dan keluarnya duit ditentukan.<br /> <br /> Dengan menerapkan sistem satu pintu dalam keuangan maka memudahkan pengaturan arus uang keluar dan masuk. Di samping itu, cara ini juga memudahkan kontrol terhadap keuangan.<br /> <br /> 3. Besaran pengeluaran living cost<br /> <br /> Bicarakan bersama pasangan untuk menentukan limit pengeluaran living cost atau pengeluaran rutin selama sebulan. Enggak usah pelit-pelit karena yang penting ada angkanya. Untuk menentukan angkanya, mungkin bisa eksperimen dulu selama tiga bulan. Hitung semua pengeluaran rutin seperti tagihan listrik, belanja bulanan, transportasi, dan rekreasi. Kemudian bandingan pengeluaran selama tiga bulan itu agar mendapatkan angka yang pas.<br /> <br /> Tujuan dari menetapkan anggaran living cost ini agar memudahkan mengkalkulasi pengeluaran tiap bulan. Di samping itu bisa juga menganalisa pos-pos mana yang bisa dikurangi pengeluarannya. Misalnya pos rekreasi atau transportasi.<br /> Punya tabungan pribadi juga boleh kok misalnya untuk memenuhi target tertentu<br /> <br /> 4. Batas atas pengeluaran uang<br /> <br /> Bicara batas atas atau bawah bukan melulu soal tarif angkutan umum, tapi juga bisa berlaku dalam keuangan keluarga. Maksudnya, tetapkanlah batas atas yang bisa ditolerir dalam pengeluaran tiap bulan. Jadi misalnya batas atas belanja bulanan Rp 1,5 juta, batas atas biaya transportasi Rp 500 ribu, dan seterusnya. Bila sudah lewat batas atas, itu menjadi alarm untuk evaluasi. Apakah memang kebutuhan naik atau terjadi pemborosan?<br /> <br /> 5. Pos tabungan sebagai pengeluaran wajib<br /> <br /> Jangan ikuti prinsip orang preman yang ketika pegang duit maka langsung dihabiskan. Hal itu dilakukan karena mereka mengaku tak punya hari esok. Tentunya beda dong sama yang sudah menikah. Masa depan itu milik berdua.<br /> <br /> Background inilah yang memaksa pentingnya menabung. Usahakan nilai uang yang ditabung tetap sama dengan cara memotong di awal. Masukan pos tabungan sebagai pengeluaran wajib. Tujuannya agar tak lagi menunda-nunda menabung.<br /> <br /> <br /> 6. Catat semua pengeluaran dan pemasukan<br /> <br /> Kesannya sepele ya, catat semua pengeluaran dan pemasukan. Awal-awal sih semangat, tapi kemudian jadi malas. Padahal, konsistensi itu wajib di urusan ini.<br /> <br /> Sebenarnya ada cara mudah mencatat pengeluaran tanpa harus menulis satu per satu. Gunakan transaksi lewat kartu kredit atau kartu debit. Tinggal print saja tiap bulan karena semua transaksi yang dilakukan otomatis tercatat di situ.<br /> <br /> 7. Kelola aset<br /> <br /> Ketika menikah, maka aset menjadi milik berdua. Ada baiknya bicarakan juga soal monetisasi aset agar mendapat tambahan pendapatan. Misalnya menyewakan kendaraan yang sudah dimiliki, menyewakan tanah atau rumah dan sebagainya.<br /> Dana darurat atawa asuransi juga wajib, sisihkan saja sekian persen untuk premi atau ditabung<br /> <br /> 8. Asuransi/dana darurat<br /> <br /> Ketika sudah berkeluarga, berarti perlu memikirkan asuransi jiwa atau asuransi lainnya seperti pendidikan maupun kesehatan. Asuransi pada prinsipnya adalah mengalihkan risiko finansial bila terjadi musibah yang tak diinginkan. Nah, agar keuangan keluarga tak terganggu, bisa memilih instrument asuransi.<br /> <br /> Bila kurang nyaman dengan asuransi, mungkin bisa memikirkan dana darurat. Fungsinya sebagai antisipasi jika ada hal-hal yang tiba-tiba terjadi menuntut dana yang cukup besar.<br /> <br /> 9. Perencanaan keuangan boleh diubah<br /> <br /> Perencanaan keuangan itu bukan kitab suci yang tak boleh diubah. Artinya, silakan direvisi untuk menyesuaikan dengan keadaan. Tentunya dengan persetujuan pasangan.<br /> <br /> Misalnya saja perubahan itu bila tiba-tiba mendapat kabar istri hamil sehingga perlu menjadwal ulang semua rencana keuangan yang sudah disusun.<br /> <br /> Itulah poin-poin yang bisa membantu mengatur keuangan lebih baik seusai menikah. Tentunya masing-masing keluarga punya prioritas yang berbeda dan cara pengaturan yang berbeda. Pada akhirnya, egoisme harus ditekan banget demi keluarga. Hanya yang perlu digarisbawahi, mengelola keuangan ditujukan untuk menjamin hidup masa depan. Hidup bersama pasangan dan tentunya calon anggota keluarga baru nantinya. (dimas)<br /> <br /> Sumber: blog.duitpintar.com Wed, 24 Aug 2016 10:14:03 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Raih Impian Sendiri https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1111 (image:https://get.google.com/albumarchive/105605114051039549119/album/AF1QipPCibAehtKGeiBO4LGYzB4RfNDxV_19HJTW7w4h/AF1QipNeaf9599L6ss9qElhd2PwgoiwZEueRysscX3yf) <br /> <br /> Ingin merasakan sensasi yang menyenangkan saat meraih impian dengan usaha sendiri?<br /> <br /> Setiap orang memiliki impiannya masing-masing dalam hidupnya. Hanya saja beberapa orang memutuskan untuk menganggapnya sebagai mimpi saja, sementara yang lain berusaha mewujudkannya. Bagi yang ingin menggapai mimpi, mereka akan melewati berbagai halangan dan rintangan yang bermacam-macam. Namun, ketika semuanya telah tercapai, rasanya seperti berdiri di puncak gunung Everest dengan orang-orang di bawah Anda, bertepuk tangan atas keberhasilan diri sendiri.<br /> <br /> <b>Bermimpilah</b><br /> <br /> Setiap pencapaian yang luar biasa berasal dari hati dan pikiran seseorang. Seseorang yang percaya bahwa ia bisa melakukannya. Saat bermimpi, cobalah untuk mencoba berpikir positif. Bakarlah semangat dalam diri Anda dan katakan bahwa &ldquo;Hidup hanya sekali. Wujudkan!&rdquo;<br /> <b><br /> Mempercayai</b><br /> <br /> Bangunlah mimpi Anda, bukan dengan sebuah rumah kecil, tapi dengan gedung yang besar dan tinggi. Kepercayaan diri adalah hal yang perlu untuk menyadarkan diri bahwa tidak ada yang mustahil. Mimpi yang besar bisa tercapai dengan kepercayaan diri serta asa yang besar pula. Jangan lupa untuk tetap menjaga kelogisan pikiran Anda saat berusaha mewujudkannya.<br /> <br /> <b>Membayangkan</b><br /> <br /> Orang-orang besar yang berhasil mencapai tujuan besarnya biasanya mengaku bahwa mereka &ldquo;membayangkan&rdquo; apa yang diyakini oleh mereka. Misal, sebelum menjadi direktur perusahaan, seseorang pernah membayangkan dirinya duduk di antara para petinggi sebuah perusahaan besar. Atau olahragawan yang ketika muda pernah membayangkan dirinya bakal sehebat sekarang ini. Bayangan tersebut menjadi kenyataan seiring dengan keinginan yang mempengaruhi pikiran Anda dan membawanya menjadi kenyataan.<br /> <br /> <b>Just Say It</b><br /> <br /> Seorang pemimpi hanya akan memimpikan dirinya menjadi orang yang besar bila tidak mengatakan mimpinya kepada orang lain. Dengan mengatakan mimpi Anda kepada orang lain, maka kepercayaan diri untuk mewujudkannya akan semakin besar. Alasan lain, Anda akan semakin terpacu untuk mewujudkan mimpi. Hal ini karena orang-orang yang tahu mimpi tersebut pasti penasaran, seberapa jauh Anda bisa mewujudkannya.<br /> <br /> <b>Rencanakan</b><br /> <br /> Setiap tindakan harus memiliki rencana, termasuk dengan membangun mimpi. Tidak mungkin Anda mewujudkan mimpi dengan tangan kosong, bekerja dengan sendirinya tanpa kerangka yang jelas. Duduk dan pikirkan setiap detail yang harus dimiliki. Jangan lupa, berikan batasan waktu yang jelas agar Anda memiliki deadline dalam mewujudkannya.<br /> <br /> <b>Kerjakan</b><br /> <br /> Begitu mendapatkan satu impian besar, segera kerjakan agar mimpi tersebut dapat tercapai. Jangan biarkan diri Anda kembali bermimpi lagi.<br /> <br /> <b>Nikmati</b><br /> <br /> Pastikan untuk menikmati setiap mimpi yang terwujud. Jangan biarkan tubuh rusak dengan gangguan fungsi jantung karena berambisi untuk mencapai lebih tinggi dari yang Anda impikan. Atur tahap demi tahapnya, setelah merasa cukup barulah Anda bisa bermimpi lagi.<br /> <br /> (Dimas) Mon, 15 Aug 2016 10:44:25 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Mau Investasi Tapi Takut Rugi https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1110 Dengan Hormat, saya seorang karyawan yang telah bekerja sejak tahun 2008, artinya sudah sekitar 16 tahun saya bekerja. Kalau mau jujur, belum ada satu pun investasi yang saya miliki selain produk bank. Ini karena saya tidak mau dana yang saya investasikan menjadi kerugian. Menurut Bapak benarkah yang saya lakukan?<br /> <br /> Rudi PK<br /> Balikpapan &ndash; Kaltim<br /> <br /> Jawaban:<br /> Halo Rudi,<br /> Senang mendengar Anda mempelajari investasi. Takut dengan kerugian itu hal yang sangat wajar, kalau Anda nggak takut dengan kerugian saya malah was-was apakah Anda termasuk seperti investor pada umumnya.<br /> <br /> Investasi memang bukan suatu kepastian, tapi di sinilah kelebihannya dibandingkan dengan produk lainnya. Misalnya kalau Rudi menabung; memang hasilnya pasti ada dan ketahuilah uang Rudi tadi juga pasti akan berkurang nilainya karena adanya inflasi. Artinya pasti dapat hasil di satu sisi, tapi pasti rugi juga di sisi lainnya.<br /> <br /> Untuk kasus Rudi, sayang sekali Rudi takut uangnya hilang di investasi, padahal sudah 16 tahun uang Rudi benar-benar hilang. Ya nggak? Ketika penghasilan Rudi nggak jadi apa pun yang berupa aset maka sama saja uang Rudi hilang dong karena inflasi.<br /> <br /> Memang saya nggak akan berkata bahwa dengan investasi pasti Rudi akan untung atau Rudi akan mendapatkan tambahan aset. Sebab jujur saja, saya juga nggak tahu apa yang akan terjadi di depan kelak.<br /> <br /> Namun,Saya hanya bisa katakan bahwa sejarah membuktikan mereka yang melakukan investasi lebih nyaman hidupnya di masa datang dibandingkan mereka yang tidak. Minimal aset mereka akan bertambah karena selama ini hasil investasi lebih tinggi dibandingkan inflasi.<br /> <br /> Nah karena Rudi baru akan mulai, saran saya:<br /> <br /> 1. Jangan Tunggu<br /> Jangan menunggu karena nggak ada yang tahu apakah ke depan akan baik atau buruk. Ketika Rudi berinvestasi memang ada kemungkinan buruk yang terjadi tapi yang baik juga akan ada. Namun kalau Rudi nggak investasi, maka keburukan yang pasti.<br /> <br /> 2. Jangan gegabah<br /> Hati-hati. Tujuan dari rubrik ini dibuat salah satunya adalah supaya teman-teman punya sarana untuk bertanya melalui www.detik.com agar tidak salah langkah. Rudi harus banyak bertanya dan belajar sebelum memutuskan. Pelajari dengan benar apa kelebihan dan kekurangannya.<br /> <br /> 3. Jangka panjang<br /> Kalau Rudi mau investasi, bersiaplah untuk jangka panjang bukan jangka pendek. Sama seperti Anda melakukan perjalanan, yakinlah dengan kendaraan yang digunakan bisa membantu Rudi mencapai tujuan.<br /> <br /> Karena investasi jangka panjang maka tidak benar bila menilainya dengan prestasi dan keadaan sesaat. Biarkan investasi tadi bekerja dan percaya dengan selalu melakukan evaluasi secara periodik.<br /> (sumber : detik finance) Wed, 10 Aug 2016 09:42:29 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Ingin Atur Uang Demi Menikah dan Beli Rumah Sekaligus https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1109 <br /> Kenaikan harga properti memang tidak sebanding dengan kenaikan penghasilan, sehingga apabila Anda menunda memiliki, maka bisa jadi harga properti akan berada di luar jangkauan Anda. Namun jika saat ini Anda juga memiliki rencana untuk menikah, dan tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah menentukan prioritas, mana yang lebih penting antara biaya menikah atau KPR.<br /> <br /> Masing-masing memang ada konsekuensinya, rencanakan pernikahan Anda 3 tahun sebelumnya dan Anda sudah harus tahu biaya yang dibutuhkan, namun untuk memiliki rumah sendiri pun butuh biaya yang tidak kalah besarnya, rencanakan juga untuk membeli rumah minimal 3 tahun sebelumnya.<br /> <br /> Apabila menurut Anda KPR lebih penting, Anda masih memiliki waktu untuk mengubah konsep pernikahan menjadi lebih sederhana dan menekan biaya pernikahan tersebut, dengan konsekuensi tidak semeriah yang Anda inginkan atau bahkan merelakan tidak mengundang kerabat dalam jumlah besar, sehingga biaya yang tadinya Anda sisihkan untuk menikah dapat dialokasikan untuk KPR.<br /> <br /> Namun apabila menurut Anda pernikahan lebih penting karena menyangkut kebanggaan keluarga, maka Anda harus merelakan biaya DP KPR dialokasikan untuk membiayai pernikahan dengan konsekuensi biaya DP akan terkumpul lebih lama lagi. Jika Anda ingin berutang untuk biaya DP KPR, Anda perlu berhati-hati karena dengan berutang untuk DP Anda akan membayar cicilan 2x, yaitu cicilan DP dan cicilan KPR.<br /> <br /> Apakah jumlah dari keduanya melebihi 30% total penghasilan Anda? Ingat, saat Anda hidup berkeluarga nanti tentu saja pengeluaran Anda akan menjadi ganda apalagi dengan biaya tempat tinggal (cicilan, listrik, air, belanja bulanan dst).<br /> <br /> Jangan lupa dengan adanya kemungkinan naiknya cicilan KPR di tahun kedua atau ketiga karena kebijakan bunga floating dari bank. Solusi yang bisa Anda ikuti adalah dengan cara menaruh seluruh dana yang Anda miliki saat ini di reksadana, dengan begitu dana akan berkembang dan bisa sedikit meringankan beban biaya - biaya yang harus Anda keluarkan 3 tahun lagi.<br /> <br /> Dengan demikian, semoga Anda bisa menentukan prioritas. Selamat merencanakan keuangan!<br /> <br /> Dimas Mon, 08 Aug 2016 09:56:44 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Awas Apes, Godaan Cicilan 0% https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/1068 <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-eFRBAbT7HBY/V2EUcgdNwHI/AAAAAAAAU1Y/5qYx-1iMuGohEnz_op_5XFovhsPIwuCawCCo/s512/DISKON.png"/><br /> <br /> Pernah lihat toko furnitur atau elektronik, sering ada promo &quot;hanya bulan ini, cicilan 0% selama 24 bulan!&quot; Sebenarnya aneh ya kenapa harus pake &quot;hanya bulan ini&quot;, padahal promo itu selalu ada dengan bentuk yang beragam :)<br /> <br /> Nah pada kesempatan ini yuk membahas mengenai cicilan 0%. Cicilan 0% biasanya ditawarkan untuk produk atau jasa yang mahal, dan bahkan sekarang sudah mulai ada untuk liburan. Jika diperhatikan secara sekilas, sepertinya cicilan 0% tidak ada masalah ya? 0% berarti harga tidak menjadi lebih mahal, malah untung karena ringan di cashflow.<br /> <br /> <b>Financial Health (catatan)</b><br /> Dari segi perencanaan keuangan, furnitur atau elektronik merupakan barang konsumsi, dan oleh karena itu, hutang konsumsi sebenarnya tidak baik! Tapi demi tujuan membahas program ini, kita asumsiin aja sofa rumah Anda rusak dan butuh sofa baru.<br /> <br /> Nah, pertama-tama perhatikan dari segi rasio hutang dulu. Hati-hati, terutama bagi yang sudah punya cicilan lainnya seperti KKB atau KPR, pastikan cicilan baru ini tidak membuat total cicilan melebihi 30% penghasilan. Jika dengan hutang ini jadi lewat 30% penghasilan, berarti udah kartu merah, ga ada yang perlu dipertimbangin lagi<br /> <br /> <b>Aturan Main</b><br /> Biasanya cicilan 0% menggunakan kartu kredit. Jika Anda mengikuti aturan dan membayar tepat waktu, memang tidak ada bunga. Namun jika suatu saat telat sehari saja, Anda bisa dikenakan bunga yang tinggi plus dihitung mundur sejak pembelian! Sebenarnya jika menggunakan cicilan 0%, Anda sedang taruhan melawan perusahaan kartu kredit. Anda taruhan bahwa dalam kurun waktu tertentu, Anda cukup disiplin untuk membayar tagihan tepat waktu. Perusahaan kartu kredit mengambil posisi sebaliknya. Itulah mengapa masa cicilan tidak pernah pendek, biasanya minimal 6 bulan, dan jika ada opsi, akan ditawarkan untuk diperpanjang, menjadi 12 bulan misalnya. Semakin lama masa cicilan, semakin tinggi kemungkinan agan telat bayar.<br /> <br /> <b><br /> Ilusi Banyak Duit</b><br /> Penjual tahu bahwa mereka menjual barang sekunder yang mahal dimana sebenarnya ada banyak sekali alternatif substitusinya. Dengan memperpanjang masa cicilan dengan cicilan bulanan 0%, produk yang dijual jadi terkesan murah dan Anda mungkin jadi belanja lebih dari yang dianggarkan. Yang tadinya mau beli sofa 2jt, mungkin jadi upgrade ke 3jt karena selisih cicilannya hanya 100rb/bulan.<br /> <br /> Bahaya cicilan 0% adalah ia menciptakan ilusi bahwa Anda tidak membayar bunga, maka seolah-olah murah. Akibatnya Anda akan terus belanja barang yang lain tanpa sadar bahwa sudah keluar uang lebih banyak untuk lebih banyak produk/jasa.<br /> <br /> <b>Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga</b><br /> Apakah Anda berencana mengambil KPR atau KPA dalam waktu dekat? Jika iya, sebaiknya jangan mengambil cicilan 0%. Jangan sampai hanya gara-gara telat bayar cicilan barang konsumsi yang nilainya tidak seberapa, nilai kredit agan menjadi jelek. Dampaknya adalah pada saat mengajukan KPR, bunga yang didapat tinggi.<br /> <br /> <b>Tips</b><br /> Jika memang sudah memahami berbagai 'ranjau' program cicilan 0% dan tetap memutuskan untuk mengambil cicilan demi barang konsumsi, buatlah anggaran pembayaran khusus yang nilainya lebih besar daripada cicilan. Misalnya, jika membeli laptop dengan cicilan 500rb per bulan, maka anggarkan untuk menyisihkan 700rb tiap bulan. Lalu bayarkan cicilan dari anggaran tersebut. Jadi kalau cicilannya 12 bulan, Anda sudah punya dananya pada bulan ke-9. Atau investasikan saja dananya kedalam ReksaDana Pasar Uang (RDPU) untuk dapat dana lebih diakhir bulan ke 12, tentu bisa dipakai untuk membeli laptop dengan fitur yang lebih gahar kan :)<br /> <br /> Kesimpulan<br /> <br /> 1. Sebaiknya hindari berhutang untuk barang konsumsi<br /> 2. Jika ingin mengambil KPR/KPA dalam waktu dekat, pertimbangkan dengan hati-hati jika mengambil cicilan 0%<br /> 3. Jika akhirnya memilih program cicilan 0%, buatlah anggaran khusus untuk cicilan<br /> 4. JANGAN sampai telat membayar cicilan<br /> 5. Udah deh, mending investasi aja dulu nunggu uangnya ngumpul. Itu lebih baik <br /> <br /> Semoga informasi dan tips di atas bermanfaat.<br /> Apakah Anda punya pengalaman (manis maupun pahit) dengan cicilan 0%? Tolong share ya...<br /> <br /> (Dimas) Wed, 15 Jun 2016 15:45:51 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Tips Agar Tidak Boros ! https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/990 <div class="center"> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-jZ2kHR2Fk3A/Vzva_mc0ssI/AAAAAAAAUck/TXgA2_Nz7coydXwm6gvFhuI_jY_PtEfCwCCo/s512/belanja.png"/></div><br /> <br /> <br /> <div class="left">Sifat konsumtif adalah kewajaran, kita semua membutuhkannya. <b>Konsumtif-</b>isme-lah yang harus kita hindari. Terlalu banyak belanja bahkan melebihi kebutuhan normal yang seharusnya. Sifat ini bisa mengancan keuangan Anda dari yang tadinya sehat, menjadi serba kekurangan alias sering koma. Jadi bukannya menghentikan belanja sama sekali (ini tidak mungkin!). Namun bagaimana mengendalikan belanja Anda, dengan berpatokan pada kebutuhan wajar. Ada 3 cara menghindari sifat ini, yaitu :</div><br /> <br /> <br /> <div class="left"><b>1. Prioritas.</b></div><div class="left">Strategi menggunakan uang Anda harus <i>ciamik</i>. Ini adalah cara terbaik mengambil kendali keuangan Anda. Mulai dari yang pertama, yaitu menabung , membayar cicilan utang (jika ada), pembayaran asuransi sampai prioritas terakhir pengeluaran biaya hidup. Intinya penghasilan kita tidak boleh dihabiskan begitu saja untuk kebutuhan hidup saat ini, apalagi hanya untuk memenuhi hasrat belanja. Paling tidak harus ada yang dialokasikan untuk investasi atau dana pendidikan anak dan persiapan masa pensiun Anda.</div><br /> <br /> <div class="left"><b>2. Pengendalian.</b></div><div class="left">Setelah priroritas ditetapkan, carilah peluang agar bisa menghemat pengeluaran yang sudah direncanakan tadi atau, Anda bisa mencari sumber pemasukan baru. Misalnya strategi merubah apa yang anda beli. Barang import bermerek diganti dengan barang lokal dengan kualitas yang sama. Selain lebih ekonomis juga meningkatkan kecintaaan terhadap produk negeri sendiri pastinya membantu pengusaha lokal disini. Kemudian strategi mengubah aktifitas rekreasi. Tidak harus ke mal kan? Anda bisa liburan ke tempat lain yang menjauhkan Anda dari pusat perbelanjaan dan tempat lainnya yang membuat uang Anda habis lebih cepat.</div><br /> <br /> <div class="left"><b>3. Pembayaran.</b></div><div class="left">Mengapa membayar lebih mahal dengan mencicil jika anda bisa membelinya lebih murah dengan tunai? Anda hanya harus berhutang jika terpaksa, misalnya untuk membeli rumah dan kendaraan. Di luar itu, bayarlah semua belanjaan anda secara tunai sesuai penghasilan yang tersisa. Kecuali sedang ada diskon untuk belanja kebutuhan bulanan, ingat hanya untuk kebutuhan bulanan saja ya, bukan untuk kebutuhan lainnya. (Dimas)</div><br /> Tue, 24 May 2016 14:44:46 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Fasilitas Di IPOTFUND Yang Harus Kamu Ketahui https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/984 <div class="center"> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-6yq3EQU9f-w/VzFOSYoIrOI/AAAAAAAAUYY/VGvaKYxFkpE9wtVyUjg6njeEqRLHVZ6RgCCo/s512/alokasi+pendapatan.png"/></div><br /> <br /> <div class="left"><ol><li><b>Fasilitas Pengalihan Reksadana di Hari yang Sama </b><br /> 'Same-day Switching Facility', Fasilitas untuk membeli reksadana baru menggunakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) hari yang sama, walaupun uang hasil penjualan reksadana lama belum diterima dengan menggunakan Talangan Sementara yang difasilitasi IndoPremier dengan pembiayaan talangan.</li><li><b>Fasilitas Penempatan Dana Mengendap secara Otomatis</b><br /> Fasilitas yang mengoptimalkan setiap Dana Mengendap nasabah untuk mendapatkan hasil kisaran deposito bagi setiap rupiah mengendap yang akan secara otomatis ditempatkan ke dalam instrumen keuangan setara dengan kas (Reksadana Pasar Uang).</li><li><b>Fasilitas Pembayaran secara Otomatis</b> <br /> Nasabah tidak akan kehilangan momentum untuk melakukan aktivitas keuangan, seperti pembelian segala jenis instrumen keuangan yang tersedia di IndoPremier, pembayaran, dan penarikan kas dengan menggunakan Fasilitas Pembayaran secara Otomatis, yang memudahkan nasabah untuk mengkonversikan instrumen setara dengan kas (Reksadana Pasar Uang) secara otomatis sebagai bentuk pembayaran (penyelesaian) ataupun penarikan kas. Untuk pembelian maupun penarikan kas berpotensi menggunakan Talangan Sementara yang difasilitasi IndoPremier dengan pembiayaan talangan. (Dims)</li></ol></div><br /> Tue, 24 May 2016 10:36:24 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : APAKAH INVESTASI REKSADANA ITU “AMAN” ? https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/980 <div class="center"> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-7_ia0II7x04/V0LZ95quDaI/AAAAAAAAUh0/MAXSLgOuPPECkJbisL-grUJww23ZbRdnwCCo/s626/3.png"/></div><br /> <br /> <div class="left">Reksadana adalah investasi yang legal karena memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perizinan ini memiliki banyak syarat dan bersifat mutlak sehingga dapat dipercaya kebenarannya. Tidak hanya itu, manajer investasi yang mengelola reksadana tersebut juga harus memiliki izin. Untuk itu, pastikan dan cek perizinan dari reksadana dan manajer investasi Anda. Jika meragukan, Anda berhak untuk menolak tawaran berinvestasi. Hal ini demi menjamin keamanan nasabah dalam melakukan investasi pada reksadana</div><br /> <br /> <div class="left">Selain itu, pegecekan izin ini juga merupakan bentuk upaya preventif agar Anda tidak tertipu oleh bentuk investasi bodong atau abal-abal. Hal ini karena investasi bodong tentu saja tidak memiliki izin karena tidak memenuhi standar dan persyaratan dalam mengelola investasi yang bersih dan sehat.</div><br /> <br /> <div class="left">Investasi bodong biasanya menawarkan keuntungan investasi yang sangat besar. Namun, bisa jadi resiko yang ditanggung juga besar. Oleh karena itu, mau setingi apa pun potensi keuntungannya, Anda tidak boleh tergiur jika pihak yang menawarkan tidak memiliki izin yang resmi dari Otoritas Jasa Keuangan. Jadi, jangan ragu untuk berinvestasi pada reksadana (Dims).</div><br /> Mon, 23 May 2016 17:31:23 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : 3 Reksa Dana Terpopuler https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/979 <div class="center"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/-HPD_A1gmm18/V0LctfJ5p3I/AAAAAAAAUiI/VYxTxep2efEcKJuVYLKaLCjQMDpGVrcaQCCo/s720/Cold-Happy-Calling.jpg"/><br /> <br /> <div class="left">Sebelum menginvestasikan uang Anda pada reksa dana, sebaiknya Anda mengetahui lebih dulu jenis-jenis reksa dana yang ada. Ada beragam jenis reksa dana, mulai dari reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, terproteksi, campuran, saham, index, dollar, syariah, dan penyertaan terbatas. Adapun, yang paling populer saat ini adalah reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, dana terproteksi, campuran, dan saham. Berikut ini penjelasan untuk 3 reksa dana terpopuler pilihan dimulai dari yang menghasilkan keuntungan terbesar.<br /> <br /> <ul><li><b>Reksa Dana Saham</b></li><br /> Reksa dana saham menempatkan dananya minimal 80% ke saham. Sehingga, Anda berpotensi mendapatkan keuntungan yang paling besar daripada reksa dana yang lain. Namun demikian, resikonya juga paling besar.</ul><ul><li><b>Reksa Dana Campuran</b></li><br /> Sesuai namanya, reksa dana campuran mengalokasikan dananya di berbagai instrumen keuangan, seperti deposito, obligasi, dan saham. Karena dapat berinvestasi saham, reksa dana campuran berisiko hampir seperti reksa dana saham. Akan tetapi, return-nya dapat lebih tinggi daripada reksa dana pendapatan tetap.<br /> <li><b>Reksadana pendapatan tetap</b></li><br /> Reksa dana pendapatan tetap dananya dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih tinggi dari pada reksa dana pasar uang. Umumnya, return-nya bisa mencapai lebih dari 10% per tahun. Reksa dana ini seluruhnya ditempatkan pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Jatuh temponya kurang dari satu tahun. Reksa dana pendapatan tetap relatif lebih aman dari pada reksa dana lainnya, namun potensi keuntungannya hanya sedikit di atas deposito. (Dimas)</ul></div></div><br /> Fri, 27 May 2016 16:29:36 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : “THINGS TO DO“ UNTUK SUKSES DI USIA MUDA https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/978 <div class="center"> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-IEK4I4Ktv1k/V0LZ9v2Hv5I/AAAAAAAAUhw/xyX-Sl1qoagSKmyNvBy36cDrdaD3FYUWwCCo/s627/1.png"/></div><br /> <br /> <div class="left">&ldquo;Apa yang bisa saya lakukan di usia 20-an yang akan membantu saya sukses di masa depan?&rdquo;. Dari sejumlah hal, diperoleh kesimpulan bahwa usia 20-an bisa menjadi pintu sukses dengan melakukan hal-hal sederhana berikut ini:</div><br /> <br /> <div class="left"><b>1. Belajarlah mengatur waktu dengan baik</b></div><div class="left">Mengatur waktu sebetulnya tidak mesti dipelajari di sekolah. Cobalah untuk mengatur jadwal sendiri. Tanpa disadari, di usia muda tersebut Anda akan mulai meletakkan dasar yang baik untuk karir, memulai kehidupan romantis, menjalani kehidupan sosial, sambil tetap memiliki waktu untuk diri Anda sendiri. Dalam situasi ini, Anda harus bisa mengatur waktu dan menangani prioritas. Silahkan mencoba berbagai cara atau pendekatan sampai Anda benar-benar terbiasa dan ahli mengatur waktu dengan baik.<br /> </div><div class="left"><b>2. Bepergianlah (</b><i><b>traveling</b></i><b>) sebanyak mungkin</b></div><div class="left">Di usia 20-an, Anda sebetulnya sudah cukup dewasa untuk bepergian, dan belajar banyak hal dari lingkungan dan orang lain. <i>Traveling</i> akan membuka kesempatan mengenal berbagai budaya baru dan membuka wawasan akan cara berpikir baru. Selain itu, sering bepergian akan membantu Anda lebih percaya diri, meningkatkan keterampilan berinteraksi, serta menambah berbagai kenangan yang akan memperkaya kehidupan.<br /> </div><div class="left"><b>3. Kerjakanlah minat (</b><i><b>passion</b></i><b>) Anda, jangan mengejar uang</b></div><div class="left">Di usia 20-an, Anda kemungkinan belum memiliki pasangan atau keluarga untuk dihidupi ataupun hutang untuk dipikirkan. Nah, untuk sukses, kita bisa menggunakan salah satu tips dari Steve Jobs, sang pendiri Apple: &ldquo;Jika Anda tidak mencintai sesuatu, Anda tidak akan kemana-mana, tidak akan lembur, dan tidak bisa terlalu menyalahkan keadaan.&rdquo; Dengan kata lain, saat memperjuangkan apa yang Anda sukai, Anda bisa saja berpeluang memperoleh kehidupan lebih baik, ketimbang tidak melakukan apa-apa atas <i>passion</i> Anda. (Dimas)</div><br /> Tue, 24 May 2016 16:11:12 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Kenapa SBR lebih menarik dari ORI .. https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/967 <div class="center"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/-YYg6IyZAZpk/Vz7X2ko5CzI/AAAAAAAAEIM/nrZb-Vde_-wFPlXRfnK7jQ-_bIu5BsjJQCCo/s1152/13225254_120300000003456776_635348578_o.jpg"/></div><br /> <br /> Saat ini intrument investasi sudah semakin berkembang. Salah satu produk investasi yang akan kita bahas sekarang adalah obligasi Saving Bond Ritel atau SBR. Seperti yang kita ketahui SBR ini merupakan instrumen surat hutang yang biasa digunakan untuk membiayai anggaran pendapatan dan anggaran belanja negara. Instrumen obligasi SBR ini cukup menarik karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan Obligasi ORI.<br /> <br /> Berikut kita ulas beberapa keunggulan investasi Saving Bond Retail 002 :<br /> <br /> <ol><li><b>Imbal hasil SBR mengikuti pertumbuhan suku bunga LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)</b><br /> Artinya, apabila suku bunga LPS mengalami kenaikan, maka tingkat kupon SBR juga akan mengikuti. Tetapi, sebaliknya apabila suku bunga LPS mengalami penurunan maka kupon SBR tidak akan mengalami penurunan lebih rendah kupon yang sudah ditentuan. misalkan suku bunga LPS menjadi 7 %, maka kupon SBR 002 tidak akan lebih rendah dari angka 7,50 %</li><li><b>Masa jatuh tempo SBR002 lebih pendek dibandingkan dengan obligasi ritel lainnya, seperti ORI (obligasi ritel indonesia) dan Sukuk ritel (Sukri) yang bertenor tiga tahun.</b></li><li><b>Besaran pajak imbal hasil SBR002 lebih rendah dari Deposito</b><br /> Pajak imbal hasil SBR 002 sama dengan obligasi lainnya yaitu 15% dari nominal kupon bulanan. Besaran pajak lebih rendah dari pada pajak deposito yaitu sebesar 20%.</li><li><b>Adanya mekanisme early redemption</b><br /> Artinya, pemegang SBR002 boleh menjual kembali setelah satu tahun. Meski bisa dijual setelah satu tahun, namun SBR002 tetap tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.</li></ol><br /> <br /> <br /> (OND)<br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> Fri, 27 May 2016 10:07:00 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Tips Berhemat Uang Saat Hari Raya https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/959 [justify]<div class="left"><div class="center"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/-SJljGSCwFZk/Vz6Jlw9JjSI/AAAAAAAAAAo/9JFF5Of2IokAWmlkiKvQodfPGrd8utqywCCo/s640/smile.png"/></div><br /> <br /> Pengeluaran saat Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri biasanya meningkat 25-50 persen dibandingkan bulan-bulan lain. Penyebabnya, kenaikan harga kebutuhan pokok, budaya buka puasa bersama, persiapan kue-kue dan makanan menjelang lebaran, serta mudik. Pos-pos kebutuhan ini akan menguras anggaran belanja rumah tangga.<br /> <br /> Itulah sebabnya pemerintah memberlakukan peraturan pembayaran bonus tunjangan hari raya (THR) kepada perusahaan terhadap para karyawan atau buruh yang dipekerjakannya demi menutupi kebutuhan uang pada saat menjelang hari raya. THR biasanya diterima dua minggu sebelum lebaran. Hal itu haruslah dibuatkan budget secara proporsional, sehingga uang THR dapat mencukupi kebutuhan hingga hari raya selesai.<br /> <br /> Bagi yang ingin menghemat pengeluarannya selama sebelum dan sesudah hari raya agar bisa menabung banyak mungkin ada tips dan trik jitu berikut ini yang berguna bagi anda :<br /> <br /> 1. <b>Tradisi Beli Baju Baru</b><br /> Gunakan saja baju lama yang masih terlihat bagus. Biasakan lah membeli jika diperlukan saja, bukan karena gengsi.<br /> <br /> 2. <b>Tradisi Pulang Kampung (mudik)</b><br /> Untuk keperluan pulang kampung (mudik), Anda bisa mengatur dananya dengan menyisihkan pendapatan bulanan Anda. Biasanya dana mudik bisa dibutuhkan lebih cepat jika Anda ingin menggunakan modal transportasi umum seperti pesawat atau kereta api yang tiketnya semakin murah saat dibeli jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan begitu, Anda bisa mengatur keperluan Lebaran Anda di luar dana mudik.<br /> <br /> 3. <b>Berbelanjalah 1 Bulan Sebelum Hari Raya</b><br /> Kalau anda berbelanja jauh-jauh hari sebelum hari raya, itu akan lebih baik. Karena saat itu harga belum melonjak tinggi seperti saat menjelang hari raya.<br /> <br /> 4. <b>Cari swalayan yang memberi diskon</b><br /> Saat bulan Ramadan banyak swalayan berlomba-lomba memberi diskon, baik untuk kebutuhan pokok, kue-kue hingga minuman, seperti sirop. Pilihlah swalayan yang memberi diskon cukup tinggi, sehingga bisa sedikit berhemat.<br /> <br /> 5. <b>Jangan terlalu sering berbuka puasa di luar</b><br /> Berbuka puasa bersama di luar sekali-kali bisa saja dilakukan. Namun, jika intensitasnya sering bisa-bisa membuat kantong tipis. Harga-harga yang naik tentu membuat aneka makanan di restoran pun lebih mahal dari biasanya. Dengan menghindari berbuka puasa di luar, dapat lebih menghemat pengeluaran Anda.<br /> <br /> 6. <b>Membuat minuman dan makanan sendiri</b><br /> Apabila Anda pintar memasak. Kenapa tidak dimanfaatkan? Saat keluarga harus membeli takjil, yakni jajanan dan minuman di luar, uang yang dikeluarkan lebih banyak dibanding membuat sendiri di rumah. Menyibukkan diri di dapur supaya tak banyak jajan bisa Anda lakukan dalam rangka berhemat. Selain itu, tentu kudapan dan minuman buatan sendiri ini lebih higienis dan jauh dari bahan-bahan berbahaya karena Anda sendiri yang mengolahnya.<br /> <br /> 7. <b>Buat Sendiri kue-kue Untuk Hari Raya</b><br /> Harga kue-kue menjelang hari raya pasti menggiurkan, tak bisa dikatakan murah. Biasanya, Anda membeli banyak untuk sajian khas lebaran dan sebagai buah tangan kepada saudara dan orangtua.<br /> Kalau Anda membuatnya sendiri bisa berhemat lumayan besar. Pengeluaran yang Anda lakukan minimal, namun bisa mendapatkan berstoples-stoples kue cantik yang tak kalah lezatnya.<br /> <br /> 8. <b>Tradisi Pamer dan Gengsi</b><br /> Yang ini perlu segera dihapus segera dari adat kebiasaan kita agar hidup kita bisa bahagia dan selalu mensyukuri apa yang telah Tuhan YME berikan kepada kita. Mulai sekarang jadilah insan yang bergaya hidup sederhana dan tidak bermewah-mewahan walaupun uang kita banyak. Karena itu adalah perintah dari Tuhan kita semua.<br /> <br /> <br /> (EWS)</div>[/justify]<br /> Tue, 24 May 2016 17:47:05 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Obligasi (Bond) https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/958 <div class="center"><b>Obligasi (<i>Bond</i>)</b></div><br /> <br /> <b>Definisi Obligasi</b><br /> <br /> Obligasi merupakan surat hutang yang berisikan pernyataan hutang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi, beserta dengan janji untuk membayarkan kembali pokok hutang (<i>principal</i>) beserta dengan kupon bunganya (<i>coupon</i>) pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.<br /> Penerbit obligasi adalah peminjam atau (<i>debitur</i>), sedangkan pemegang obligasi adalah pemberi pinjaman (<i>creditor</i>). Tujuan utama dari obligasi bagi penerbit obligasi supaya dapat memperoleh pembiayaan dengan sumber dana dari pemberi pinjaman.<br /> <br /> <b>Jenis Obligasi</b><br /> <br /> Obligasi dibagi berdasarkan :<br /> <br /> Berdasarkan penerbit obligasi<br /> <ol><li>Corporate Bonds<br /> Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan, baik yang berbentuk badan usaha milik negara (BUMN) atau badan usaha swasta</li><li>Government Bonds<br /> Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah pusat</li><li>Municipal Bonds<br /> Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untut membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan kepentingan publik</li></ol><br /> <br /> Berdasarkan sistem pembayaran bunga<br /> <ol><li>Zero Coupon Bonds<br /> Obligasi yang tidak melakukan pembayaran bunga secara periodik. Namun, bunga dan pokok dibayarkan sekaligus pada saat jatuh tempo</li><li>Coupon Bonds<br /> Obligasi dengan kupon yang dapat diuangkan secara periodik sesuai dengan ketentuan penerbitnya</li><li>Fixed Coupon Bonds<br /> Obligasi dengan tingkat kupon bunga yang telah ditetapkan sebelum dilakukan penawaran di pasar perdana dan akan dibayarkan secara periodik</li><li>Floating Coupon Bonds<br /> Obligasi dengan tingkat kupon bunga yang ditentukan sebelum jangka waktu tersebut, berdasarkan suatu pedoman (<i>benchmark</i>) tertentu, seperti menggunakan rata &ndash; rata deposito berjangka (<i>average time deposit</i> - ATD)</li></ol><br /> <br /> Berdasarkan hak penukaran atau opsi<br /> <ol><li>Convertible Bonds<br /> Obligasi yang memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk mengkonversikan obligasi tersebut ke dalam sejumlah saham milik penerbitnya</li><li>Exchangeable Bonds<br /> Obligasi yang memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk menukar saham perusahaan ke dalam sejumlah saham perusahaan afiliasi milik penerbitnya</li><li>Callable Bonds<br /> Obligasi yang memberikan hak kepada emiten untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu sepanjang umur obligasi tersebut</li><li>Putable Bonds<br /> Obligasi yang memberikan hak kepada investor yang mengharuskan emiten untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu sepanjang umur obligasi tersebut</li></ol><br /> <br /> Berdasarkan jaminan atau (<i>corrateral</i>)<br /> <ol><li>Secured Bonds<br /> Obligasi yang dijamin dengan kekayaan tertentu dari penerbitnya atau dengan jaminan lain dari pihak ketiga. Dalam kelompok ini, termasuk didalamnya adalah :</li><ul><li>Guaranteed Bonds<br /> Obligasi yang pelunasan bunga dan pokoknya dijamin dengan adanya dari pihak ketiga yang berperan sebagai penanggungan (garansi)</li><li>Mortgage Bonds<br /> Obligasi yang pelunasan bunga dan pokoknya dijamin dengan agunan hipotik atas properti atau aset tetap</li><li>Collateral Trust Bonds<br /> Obligasi yang dijamin dengan efek yang dimiliki penerbit dalam portofolionya, misalnya saham-saham anak perusahaan yang dimilikinya</li></ul><li>Unsecured Bonds<br /> Obligasi yang tidak dijaminkan dengan kekayaan tertentu, tetapi dijamin dengan kekayaan penerbitnya</li></ol><br /> <br /> Berdasarkan nilai nominal obligasi<br /> <ol><li>Konvensional Bonds<br /> Obligasi yang lazim diperjual-belikan dalam satu nominal, Rp 1 miliar per satu lot</li><li>Retail Bonds<br /> Obligasi yang diperjual-belikan dalam satuan nilai nominal yang kecil, baik <i>corporate bonds</i> maupun <i>government bonds</i></li></ol><br /> <br /> Berdasarkan perhitungan imbal hasil<br /> <ol><li>Konvensional Bonds<br /> Obligasi yang diperhitungan dengan menggunakan sistem kupon bunga</li><li>Syariah Bonds<br /> Obligasi yang perhitungan imbal hasil dengan menggunakan perhitungan bagi hasil. Dalam perhitungan ini dikenal dua macam obligasi syariah, yaitu:</li><ul><li>Obligasi Syariah Mudharabah<br /> Merupakan obligasi syariah yang menggunakan akad bagi hasil sedemikian sehingga pendapatan yang diperoleh investor atas obligasi tersebut diperoleh setelah mengetahui pendapatan emiten</li><li>Obligasi Syariah Ijarah<br /> Merupakan obligasi syariah yang menggunakan akad sewa sedemikian sehingga kupon (fee ijarah) bersifat tetap dan bisa diketahui / diperhitungkan sejak awal obligasi diterbitkan</li></ul></ol><br /> <br /> <b>Karakteristik Obligasi</b><br /> <br /> 4 Variabel dalam obligasi dibawah ini dapat digunakan oleh investor untuk menilai tingkat imbal hasil sampai dengan tingkat risiko dari suatu obligasi<br /> <ol><li>Nilai Nominal (<i>Face Value</i>)<br /> Adalah nilai pokok dari suatu obligasi yang akan diterima oleh pemegang obligasi pada saat obligasi tersebut jatuh tempo</li><li>Kupon (<i>Coupon Rate</i>)<br /> Adalah nilai bunga yang diterima pemegang obligasi secara berkala , umumnya kupon obligasi dibayarkan setiap 3 atau 6 bulanan. Kupon obligasi dinyatakan dalam persentase pertahun</li><li>Jatuh Tempo (<i>Maturity</i>)<br /> Adalah tanggal dimana pemegang obligasi akan mendapatkan pembayaran kembali pokok hutang atau nilai nominal obligasi yang dimilikinya. Periode jatuh tempo obligasi bervariasi mulai dari 365 hari sampai dengan diatas 5 tahun. Obligasi yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 tahun akan lebih mudah untuk di prediksi, sehingga memilki resiko yang lebih kecil dibandingkan dengan obligasi yang memiliki periode jatuh tempo dalam waktu 5 tahun. Secara umum, semakin panjang jatuh tempo suatu obligasi, semakin tinggi kupon / bunga nya.</li><li>Penerbit (<i>Issuer</i>)<br /> Mengetahui dan mengenal penerbit obligasi merupakan faktor sangat penting dalam melakukan investasi obligasi ritel. Tingkat risiko / kemungkinan dari penerbit obigasi tidak dapat melakukan pembayaran kupon dan atau pokok obligasi tepat waktu (<i>default risk</i>). Peringkat (rating) obligasi yang dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat seperti PEFINDO atau Kasnic Indonesia dipergunakan sebagai salah satu acuan untuk menilai risiko dari obligasi terkait</li></ol><br /> <br /> <b>Harga Obligasi</b><br /> <br /> Berbeda dengan harga saham yang dinyatakan dalam bentuk mata uang, harga obligasi dinyatakan dalam persentase (%), yaitu persentase dari nilai nominal.<br /> Ada 3 (tiga) kemungkinan harga pasar dari obligasi yang ditawarkan, yaitu:<br /> <ol><li>Nilai Pari (<i>at Par</i>)<br /> Harga obligasi sama dengan nilai nominal, contoh obligasi dengan nilai nominal Rp 100 juta dijual pada harga 100%, maka nilai obligasi tersebut adalah 100% x Rp 100 juta = Rp 100 juta</li><li>Dengan Premi (<i>at Premium</i>)<br /> Harga obligasi lebih besar dari nilai nominal, contoh obligasi dengan nilai nominal RP 100 juta dijual dengan harga 102%, maka nilai obligasi adalah 102% x Rp 100 juta = Rp 102 juta</li><li>Dengan Diskon (<i>at Discount</i>)<br /> Harga obligasi lebih kecil dari nilai nominal, contoh obligasi dengan nilai nominal Rp 100 juta dijual dengan harga 98%, maka nilai dari obligasi adalah 98% x Rp 100 juta = Rp 98 juta</li></ol><br /> <br /> <b>Formula Tingkat Imbal Hasil Obligasi</b><br /> <br /> Tingkat imbal hasil (<i>return</i>) dari suatu obligasi atau umumnya disebut dengan <b>Yield</b> umumnya setelah faktor risiko adalah variabel yang paling perlu diketahui investor. Untuk menghitung tingkat imbal hasil obligasi (<i>yield</i>), anda perlu mengetahui variabel seperti :<br /> <ol><li>Kupon / <i>Coupon</i> (C)</li><li>Nilai Nominal Obligasi / <i>Face Value</i> (F)</li><li>Nilai Pembelian / <i>Price</i> (P)</li><li>Harga Obligasi saat ini / <i>Current Price</i> (CP)</li><li>Periode sampai Jatuh Tempo / <i>Years to Maturity</i> (n)</li></ol><br /> <br /> Dalam menghitung tingkat imbal hasil (yield) suatu obligasi menggunakan 2 (dua) istilah yaitu <i>Current Yield</i> (CY) dan <i>Yield to Maturity</i> (YTM). Berikut ini adalah ilustrasi untuk menghitung tingkat imbal hasil (<i>yield</i>) dari suatu obligasi.<br /> <table><tr><td>Obligasi A mempunyai nominal </td><td><div class="right">Rp. 1,000,000,000</div></td></tr><tr><td>Harga pembelian obligasi A </td><td><div class="right">Rp. 980,000,000</div></td></tr><tr><td>Harga obligasi A saat ini</td><td><div class="right">Rp. 980,000,000</div></td></tr><tr><td>Kupon</td><td><div class="right">16% pertahun</div></td></tr><tr><td>Periode sampai jatuh tempo</td><td><div class="right">3 tahun</div></td></tr></table><br /> <br /> <b>Berapa <i>Current Yield</i> (CY) dan <i>Yield to Maturity</i> (YTM) dari obligasi A ?</b><br /> <br /> <ol><li><i>Current Yield</i> (CY)<br /> adalah tingkat imbal hasil (<i>yield</i>) yang dihitung berdasarkan jumlah kupon yang diterima selama 1 (satu) tahun terhadap harga pembelian obligasi terkait</li><ul><li>Langkah pertama, harga obligasi A saat ini adalah Rp. 980,000,000 / Rp. 1,000,000,000 sebesar 98% (ingat istilah nominal pembelian obligasi menggunakan persentase terhadap nilai nominal obligasi / <i>face value</i>)</li><li>Input informasi diatas dengan menggunakan formula <i>Current Yield</i> (CY)<br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-7e7YhY5txxw/Vz6D7RL8z7I/AAAAAAAACo0/Aw_L8KYKZ2Q1KctXABROzVTTFEhY8eapACCo/s500/CouponYield.png"/></li><li>Jawaban Current Yield obligasi A adalah <b>16,33 % </b>(pembulatan)</li></ul><li><i>Yield to Maturity</i> (YTM)<br /> adalah tingkat imbal hasil (<i>yield</i>) yang dihitung dari saat investor memiliki obligasi terkait sampai dengan waktu jatuh temponya (<i>maturity</i>). Formula umumnya digunakan adalah <i>Approximate Yield to Maturity</i>.</li><ul><img src="https://lh3.googleusercontent.com/-vfCPqCtvI2k/Vz6D8YSJqPI/AAAAAAAACo4/nyalDn4UX7ALmDpz549aq2MHAXfKyk3BQCCo/s500/YieldToMaturity.png"/><li>Jawaban <i>Approximate Yield to Maturity</i> di atas adalah <b>16,84 %</b> (pembulatan)</li></ul></ol><br /> <br /> <b>Kesimpulan</b><br /> <br /> Obligasi adalah salah satu media investasi yang dapat dimanfaatkan investor dalam membuat perencanaan investasi dan alokasi aset yang terdiri dari instrumen &ndash; instrumen investasi.<br /> <br /> (IPOTAcademy/RR) <br /> <br /> Fri, 20 May 2016 13:30:15 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : [Tips] Strategi Cerdas Berinvestasi https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/957 <b>Strategi Cerdas Berinvestasi</b><br /> <br /> <br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-WzzvdhBTbpY/Vz7Spi_8i7I/AAAAAAAAIdg/t5rwhKL-G7kca1iZ3rREQADSuqdGuX1YwCCo/s400/Investasi-Reksadana.jpg"/><br /> <br /> <br /> Tujuan semua orang berinvestasi pasti untuk mengharapkan mendapatkan keuntungan tidak hanya sekedar balik modal. Tentu keuntungan yang dimaksud adalah keuntungan diatas tingkat inflasi.<br /> Namun nyatanya tidak sedikit juga yang malah mengalami kerugian. Penyebabnya tentu dari banyak faktor seperti tingkat suku bunga, kondisi internal dan kondisi eksternal, selain itu juga faktor individu adalah penyebab kerugian.<br /> <br /> <b>Tentukan tujuan investasi.</b><br /> Pada tahap awal investasi sangat penting untuk menentukan tujuan, apakah untuk persiapan pensiun atau pendidikan anak dan lain-lain. Kemudian tahap edukasi, nah ini sangat penting untuk kita mencari pengetahuan dari jenis investasi yang cocok dengan tujuan investasi<br /> anda. Masing-masing instrumen investasi mempunyai karekteristik yang berbeda-beda seperti tujuan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.<br /> <br /> <b>Disiplin.</b><br /> Dengan investasi berkala merupakan pendekatan disiplin dalam berinvestasi dengan komitmen sejumlah dana yang sama setiap bulannya baik dalam kondisi harga naik maupun turun. Misalnya anda rutin berinvestasi Rp 1 juta setiap bulan pada tanggal yang sudah ditentukan. Investasi berkala melatih anda untuk disiplin berinvestasi. Sebab biasanya masalah utama tidak tercapainya tujuan keuangan adalah kurangnya disiplin dari para investor.<br /> <br /> <b>Diversifikasi.</b><br /> Pepatah investasi menyebutkan &quot;Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang&quot;. Secara harfiah mempunyai arti menaruh semua telur dalam satu keranjang membuat telur-telur Anda memiliki resiko lebih besar ketika keranjang tersebut jatuh. Jika telur-telur itu disebar ke beberapa keranjang, ketika keranjang pertama jatuh, anda masih memiliki keranjang kedua atau ketiga yang masih dalam kondisi utuh. Sama seperti investasi yang memiliki resiko, sangat bijak jika anda menaruh dana anda pada instrumen investasi berbeda.<br /> <br /> <b>Monitoring.</b><br /> Pada saat anda sudah terjun ke dunia investasi, jangan sekali-kali anda membiarkan begitu saja investasi anda. Selalu melakukan monitoring dan evaluasi pada setiap periode, untuk mengetahui kondisi pada investasi anda. Apakah perlu atau tidak memindahkan investasi anda ke instrumen investasi lain yang lebih baik, tentunya dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya.<br /> (sjp) <br /> <br /> Thu, 26 May 2016 18:18:13 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Moving Average (MA) https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/956 <div class="center"><b>Moving Average (MA)</b></div><br /> <br /> <b>Definisi Moving Average</b><br /> Merupakan perhitungan untuk menganalisa titik data dengan menciptakan serangkaian rata-rata (rata-rata bergerak) dari suatu kumpulan data lengkap.&nbsp;Moving average (MA) digunakan secara luas dalam analisa teknis yang memberikan gambaran lebih mempresentasikan trend dengan memfilter gangguan (<i>noise</i>) dari fluktuasi harga acak dalam suatu periode tertentu. Moving average adalah indikator yang mengikuti trend (<i>trend-following</i>) dan didasari harga masa lalu (<i>lagging indicator</i>).<br /> <br /> <b>Aplikasi Moving Average</b><br /> Aplikasi yang paling umum dari moving average adalah untuk mengidentifikasi arah trend dan untuk menentukan level support dan resistance. Moving average umumnya digunakan berasa data urutan waktu (<i>time series</i>) untuk mengurangi gangguan fluktuasi jangka pendek dan menyoroti trend jangka panjang atau suatu siklus. Indikator ini sering digunakan dalam analisa teknikal data keuangan seperti pergerakan harga saham, imbal hasil (<i>return</i>), volume perdagangan, produk domestik bruto, dan data &ndash; data ekonomi lainnya, bahkan formula moving average ini digunakan untuk menghitung kinerja dari komputer (<i>measuring computer performance</i>).<img src="https://lh3.googleusercontent.com/-9DKij7ltlcg/Vz07Y3XkKbI/AAAAAAAACoc/sEigiZzzC1gxTmrqlRZ0O8eEk5sgONxLwCCo/s1242/1.png"/><br /> <br /> <b>Jenis Moving Average</b><br /> Dalam perkembangannya, moving average mengalami modifikasi formula matematika untuk disesuaikan dengan kebutuhan analisa yang dilakukan, dibawah ini adalah jenis &ndash; jenis moving average yang ada :<br /> <ul><li>Simple Moving Average</li><li>Cumulative Moving Average</li><li>Weighted Moving Average</li><li>Exponential Moving Average</li><li>Modified Moving Average</li></ul><br /> Pembahasan kali ini hanya menyinggung 2 jenis moving average yang umumnya digunakan dalam analisa teknikal terhadap pergerakan harga pasar suatu efek, yaitu Rata-rata Bergerak Sederhana (<i>Simple Moving Average</i> &ndash; SMA &ndash; MA) dan Eksponensial Rata-rata bergerak Eksponensial (<i>Exponential Moving Average</i> &ndash; EMA).<br /> <br /> <b>Simple Moving Average (SMA)</b><br /> <br /> <br /> Formula matematika yang digunakan dalam simple moving average merupakan matematika sederhana, seperti ilustrasi berikut ini :<br /> &nbsp;<br /> <table><tr><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>Hari ke-</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>Harga Penutupan</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>MA 10 hari</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>Diskripsi</b></span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">1</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,227</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">2</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,219</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">3</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,208</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">4</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,217</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">5</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,218</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">6</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,213</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">7</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,223</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">8</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,243</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">9</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,224</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">10</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,229</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,222</span></div></td><td><span class="font_size_2">Rata-rata harga hari ke-1 s/d ke-10</span></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">11</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,215</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,221</span></div></td><td><span class="font_size_2">Rata-rata harga hari ke-2 s/d ke-11</span></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">12</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,239</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,223</span></div></td><td><span class="font_size_2">Rata-rata harga hari ke-3 s/d ke-12</span></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">13</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,238</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,226</span></div></td><td><span class="font_size_2">Rata-rata harga hari ke-4 s/d ke-13</span></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">14</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,261</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,231</span></div></td><td><span class="font_size_2">Rata-rata harga hari ke-5 s/d ke-14</span></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">15</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,336</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,242</span></div></td><td><span class="font_size_2">Rata-rata harga hari ke-6 s/d ke-15</span></td></tr></table><br /> *perhitungan di atas menggunakan pembulatan<br /> <br /> <br /> <b>Exponential Moving Average (EMA)</b><br /> Sering disebut juga dengan nama Exponentially Weighted Moving Average (EWMA) karena di dalam formula matematika EWMA ditambahkan suatu faktor pembobotan, yaitu variabel pengali (koefisien) dan variabel pembobotan yang menurun secara eksponensial. Dengan pembobotan, pencipta formula EMA ingin menyampaikan bahwa data terakhir atau mendekati saat ini lebih berbobot dari pada data masa lalu yang jauh sekali.<br /> &nbsp; &nbsp;<br /> <table><tr><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>Hari ke-</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>Harga Penutupan</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>MA 10 hari</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>Koefisien</b></span></div></td><td><div class="center"><span class="font_size_2"><b>EMA 10 hari</b></span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">1</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,227</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">2</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,219</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">3</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,208</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">4</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,217</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">5</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,218</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">6</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,213</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">7</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,223</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">8</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,243</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">9</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,224</span></div></td><td><br /> </td><td><br /> </td><td><br /> </td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">10</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,229</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,222</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">0.1818</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">22.22</span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">11</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,215</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,221</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">0.1818</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">22.21</span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">12</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,239</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,223</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">0.1818</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">22.24</span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">13</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,238</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,226</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">0.1818</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">22.27</span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">14</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,261</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,231</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">0.1818</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">22.33</span></div></td></tr><tr><td><div class="right"><span class="font_size_2">15</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,336</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">2,242</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">0.1818</span></div></td><td><div class="right"><span class="font_size_2">22.52</span></div></td></tr></table><br /> *perhitungan di atas menggunakan pembulatan<br /> <br /> <b>Golden Cross &amp; Death Cross</b><br /> Dalam analisa teknikal anda mungkin pernah mendengar istilah golden cross dan death cross, ini merupakan penggunaan kombinasi beberapa trend jangka waktu (jangka pendek, menengah, dan panjang) dari pergerakan suatu harga.Jenis moving average manapun yang anda gunakan, umumnya menyesuaikan jangka waktu trend yang ingin dianalisa;<br /> <ul><li>Trend jangka waktu pendekAnalis teknikal umumnya menggunakan nilai MA / EMA untuk menganalisa trend jangka pendek menggunakan 5 (lima) atau 20 (dua puluh).5 (lima) merepresentasikan trend mingguan (<i>weekly</i>) dan 20 (dua puluh) merepresentasikan trend bulanan (<i>monthly</i>).</li><li>Trend jangka waktu menengahAnalis teknikal umumnya menggunakan nilai MA / EMA untuk menganalisa trend jangka menengah menggunakan 60 (enam puluh).60 (enam puluh) merepresentasikan trend triwulan (<i>quarterly</i>) yang merepresentasikan trend triwulan yang merupakan periode quarter dalam industri.</li><li>Trend jangka waktu panjangAnalis teknikal umumnya menggunakan nilai MA / EMA untuk menganalisa trend jangka panjang menggunakan 120 (seratus dua puluh).120 (seratus dua puluh) merepresentasikan trend semester (<i>half-year</i>).</li></ul><br /> Masing &ndash; masing garis moving average yang merepresentasikan trend waktu yang berbeda dapat digunakan sekaligus dalam analisa teknikal, dan apabila garis &ndash; garis trend waktu yang berbeda tersebut berpotongan diistilahkan juga dengan golden cross atau death cross. Untuk lebih jelasnya ilustrasi dibawah ini mengenai golden cross dan death cross.<br /> <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-JUodSlEFuno/Vz07ZABFF-I/AAAAAAAACog/S8wg8fSW1_0rmJ-BPX9cE0eTE2pdeXbFQCCo/s1242/2.png"/><b>Golden Cross,</b>Terjadi apabila garis MA dengan jangka waktu yang lebih pendek (<i>shorter</i>) memotong (dari bawah ke atas) garis MA lain yang memiliki jangka waktu satu tingkatan periode waktu yang lebih panjang daripada MA yang pertama. Sesuai dengan ilustrasi di atas MA 20 (berwarna merah) memotong garis MA 60 (berwarna hijau) dari bawah ke atas.<br /> <br /> <b>Death Cross,</b>Terjadi apabila garis MA dengan jangka waktu yang lebih panjang (<i>longer</i>) memotong (dari atas ke bawah) garis MA lain yang memiliki jangka waktu satu tingkatan periode waktu yang lebih pendek daripada MA yang pertama. Sesuai dengan ilustrasi di atas MA 20 (berwarna merah) memotong garis MA 60 (berwarna hijau) dari atas ke bawah.<br /> <br /> <b>Kesimpulan</b>&nbsp;Pada aplikasinya, nilai moving average yang digunakan untuk analisa teknikal adalah tergantung dari periode pergerakan harga yang akan kita analisa, apabila untuk jangka waktu pendek umumnya moving average yang digunakan adalah dengan nilai 5 (lima) hari atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Dan perlu diingat, bahwa karakteristik pergerakan harga efek adalah bersifat unik yang belum tentu sama satu dengan lainnya, walaupun berada di dalam kelas aset investasi yang sama.&nbsp;Moving average adalah indikator dasar (<i>basic</i>) yang sangat populer di kalangan analis teknikal, moving average juga merupakan bentuk dasar dari indikator &ndash; indikator lain seperti Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan sebagainya.<br /> <br /> (IPOTAcademy/RR) <br /> <br /> Mon, 23 May 2016 10:16:45 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Deposito (Certificate of Deposit) https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/955 <div class="center"><b>Deposito (Certificate of Deposit)</b></div><br /> <br /> <b>Definisi</b><br /> Sering juga disebut dengan Deposito Berjangka, yang merupakan produk perbankan sejenis jasa tabungan yang ditawarkan kepada masyarakat dengan jangka waktu tertentu. Dana yang diinvestasikan masyarakat ke dalam deposito oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).<br /> <br /> <b>Karakteristik</b><br /> Karakteristik deposito adalah memiliki jangka waktu tertentu dimana dana yang diinvestasikan oleh nasabah tidak boleh ditarik oleh nasabah. Deposito baru bisa dicairkan sesuai dengan tanggal jatuh temponya, umumnya deposito mempunyai jatuh tempo 1, 3, 6, atau 12 bulan. Apabila deposito dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo maka akan dikenakan penalti (atau bunga berjalan pada bulan bersangkutan akan hangus).&nbsp;Deposito umumnya dapat diperpanjang secara otomatis menggunakan sistem ARO (<i>Automatic Roll Over</i>). Deposito umumnya akan diperpanjang secara otomatis setelah jatuh tempo, sampai nasabah mencairkan deposito tersebut.Bunga deposito umumnya lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa. Bunga diambil setelah tanggal jatuh tempo atau dimasukkan lagi ke pokok deposito untuk didepositokan lagi pada periode berikutnya.<br /> <br /> (IPOTAcademy) <br /> <br /> Fri, 20 May 2016 10:09:18 +0700 [Bagi-bagi Pengetahuan] : Asuransi Whole Life (Seumur Hidup) https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/953 Saya lihat sudah ada yang menjelaskan mengenai macam-macam jenis asuransi di salah satu pojok kontributor - bagi2 pengetahuan.<br /> <br /> Disini saya hanya ingin berbagi pengetahuan lebih detail mengenai produk asuransi whole life yang selama ini mungkin banyak orang belum pernah dengar atau masih bingung, jenis asuransi apalagi itu, krn selama ini taunya hanya asuransi unit link.<br /> <br /> Asuransi Whole Life, sangat populer di negara2 seperti Jepang, Amerika dan Eropa; produk ini sangat menguntungkan jika dibeli oleh kaum muda (usia 1-65 tahun). Selain memiliki unsur tabungan dengan bunga yang cukup menarik, bukan termasuk objek pajak dan dijamin oleh Pemerintah melalui Undang-Undang. Produk ini menarik bagi para kaum muda karena selain memberikan manfaat perlindungan seumur hidup (sampai tertanggung berusia 100tahun); apabila tertanggung hidup sampai usia 100tahun maka ia akan menerima kembali uang tunai sejumlah Uang Pertanggungan yang dia beli. Anda mungkin sering lihat orang Asuransi bilang Uang Kecil beli Uang Besar, produk inilah yang dimaksud. <br /> <br /> <br /> Apa sih keunggulan produk tradisional seperti ini jika dibandingkan dengan produk asuransi yg sekarang banyak dikenal (unit link)?<br /> <br /> Perbedaan mendasar adalah produk ini memberikan Nilai Tunai Dijamin (yang nilainya meningkat seiring dengan usia, sampai batas maksimum sejumlah UP yg dibeli), sedangkan unit link menawarkan Nilai Investasi (yg nilainya bisa naik ataupun turun, tergantung dari performa pasar saham unit link yg dipilih). <br /> <br /> Oleh karena perbedaan mendasar tersebut maka secara otomatis perbedaan lainnya adalah TIDAK ADAnya potongan biaya2 pada produk asuransi Whole Life, seperti :<br /> 1. Biaya Akuisisi<br /> 2. Biaya Administrasi Bulanan<br /> 3. Biaya Manajemen Investasi<br /> 4. Biaya Asuransi Jiwa Bulanan<br /> 5. Biaya Peralihan (Switching)<br /> 6. Biaya Penarikan (Wihdrawal)<br /> 7. Biaya Lain-lain<br /> <br /> Nah kalo sudah bahas keunggulannya, kekurangannya apa? Ada plus pasti ada minus dong.<br /> <br /> Nah yang mungkin dianggap kekurangan bagi banyak agen mungkin ini : Produk Asuransi Whole Life tidak seperti Produk Asuransi Unit Link yang bisa memberikan Nilai Pengembalian Lebih daripada Uang Pertanggungan yang dibeli. Jadi, kalo beli Unit Link anda bisa lihat Estimasi Nilai Investasi sampai beratus-ratus juta bahkan bermilyar-milyar sampai trilyunan hanya dengan membayar 10 tahun misalnya; pada produk Asuransi Whole Life, nilai uangnya paling maksimal adalah sebesar Uang Pertanggungan.<br /> <br /> Pada Asuransi Unit Link, kepastian akan keberlangsungan Rencana Perlindungan Keluarga Anda tergantung dari beberapa faktor penting diantaranya adalah nilai unit yg naik turun dan besarnya potongan biaya2 dimana beberapa biaya bahkan ikut meningkat seiring usia. Kalau nilai unit investasi sudah tidak mencukupi maka ada kemungkinan kontrak polis akan berakhir. Dimana berarti berakhir pula perlindungan yang direncanakan buat keluarga Anda.<br /> <br /> Pada Asuransi Whole Life, keberlangsungan perlindungan keluarga Anda tergantung dari pelunasan premi yang masa bayarnya sesuai dengan kontrak asuransi. Kalo tidak dilunasi maka ada kemungkinan polis akan berakhir dan berakhir jugalah perlindungan yang direncanakan buat keluarga Anda.<br /> <br /> Bagi seorang kepala keluarga/pencari nafkah yang sedang mencari asuransi perlindungan untuk keluarga, Asuransi Whole Life bisa menjadi solusi yg tepat buat Rencana Perlindungan Keluarga Anda. Terutama bagi keluarga muda.<br /> <br /> Sekian dari saya, semoga bermanfaat.<br /> <br /> Steviani CPA, CFP.<br /> Wed, 11 May 2016 10:37:29 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Standar Waktu Konfirmasi Order https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/829 Halo selamat pagi... nama saya Nova. Saya mau tanya, tgl 4 april kmrn saya melakukan pembelian produk RD senilai 1jt. Sampai hari ini, statusnya msh di &quot;Transaction in Progress&quot;. Standarnya berapa hari ya sampai &quot;Order Done&quot; Thanks. Thu, 11 Jun 2015 10:39:48 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Newcomer https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/796 Hello Gan. Ane mau nanya nih, penting, 1). siapa kah pemegang saham mayoritas ( pemilik ) dari pt. indo premier ini ? , 2), data2 apa saja yang harus disesuaikan/ sama antara data yg akan di isi di formulir pendaftaran dan data yg ada di bank saya, yg akan sy pak ati nanti utk ber transsaksi di ipotf fund nantinya. Terima kasih Gan :-) Sun, 15 Feb 2015 13:23:54 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : login IPOT failed https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/624 gan IPOT, tolong minta pencerahannya ya. Kenapa tiap kali maw login IPOT selalu failed yah? apa harus download ulang application IPOT? atau ada masalah dengan ID saya (STBP89)?<br /> Mohon bantuannya thanks Wed, 21 Jan 2015 14:03:44 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : LQ45 di IPOT vs LQ45 IDX berbeda https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/364 Bermaksud ingin menanyakan daftar LQ45 di IPOT vs IDX berbeda :<br /> <br /> IDX (berlaku sd Juli 2013)<br /> <br /> http://www.idx.co.id/id-id/beranda/informasipasar/daftarefek/indekskonstituen.aspx<br /> <br /> <br /> sedangkan di IPOT yang saya buka pada tanggal 23 Mei ini berbeda :<br /> <br /> http://www.ipotindonesia.com/ipot_new/ipot/market_data.php?ft=stock_perform&amp;sr=LQ45<br /> <br /> <br /> contohnya, pada IPOT tersebut ditemukan beberapa kode ticker berikut ini yang tidak terdapat pada list LQ45 di IDX yaitu :<br /> <br /> BIPI, BNBR, BRPT, BTEL, DEWA, DOID, ELSA, ELTY, ENRG dsb.<br /> <br /> <br /> Mohon dibantu untuk penjelasannya. Terima kasih atas perhatiannya. Wed, 10 Jul 2013 10:03:09 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : IDX Technical Analysis https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/322 IDXTA(1/6/12)<br /> <br /> IHSG<br /> Kemarin SMA60 dari IHSG baru saja memotong SMA20nya setelah SMA5 memotong SM20 sebagai tanda death cross. Dengan titik potong SMA60 ini maka bisa dipastikan aksi Foreign Net Sell secara besar-besaran sudah akan berhenti dalam 2 hari ke depan. Setelah itu, IHSG akan menuju Resisten SMA terdekat di 4.080. Perkiraan IHSG ada di level 3.810-3.879. Anda sudah mulai bisa mengoleksi saham berfundamental baik yang Oversold and Surprisely Discounted antara lain INDY (1.820-1.870) atau juga bisa mengoleksi saham yang akan melakukan cum dividen dan harganya terdiskon. Cut loss saham jika IHSG jatuh di bawah 3.795. Sat, 09 Jun 2012 11:13:09 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Analisa Kinerja Saham secara Sektoral Bulanan dan Rekomendasi Investasi https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/306 April 2012<br /> Untuk menghadapi bulan April 2012, sektor di Bursa Efek Indonesia yang paling layak untuk diminati adalah sektor properti.<br /> <br /> Dengan PER yang masih cukup murah, potensi uptrend, kinerja cemerlang, dan kekuatan yang kokoh, maka berikut ini saham properti yang boleh dilirik bulan ini dan TPnya selamat berbisnis.<br /> <br /> Download link : http://yfrog.com/ntqymsj<br /> Show link :<br /> <img src="http://www.ipotnews.com/ipotforum/index.php/upload_file/view_image/nandraks/SektorProperti.jpg"/><br /> <br /> Cat : TP saham SMRA,TOTL, dan CTRS sudah diraih pada tgl (12/4) TP selanjutnya masing2 1.820,550,1.850. Untuk TP LPCK masih ada di sekitar area Resistance 2. Tue, 17 Apr 2012 22:40:18 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Main Saham Tanpa Rasa Takut, Pasti Untung,Pilih yang TA dan FA Bagus, Mudah kok! https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/305 Post ini saya kutip dari thread grup analisis kami di Dunia Investasi. Selamat membaca.<br /> <br /> merekomendasikan HOLD untuk saham LPCK (Lippo Cikarang Tbk.). Secara teknikal, emiten ini memiliki BA Bond yang terlihat upper (naik), SAR line up trend untuk beberapa hari ke depan, dan resistance kuat 2.767.<br /> <br /> Sedangkan secara fundamental, emiten LPCK memiliki PBV 1.20 yang lebih rendah dibandingkan standar emiten berfundamental baik maksimal yaitu 1.50 dan memiliki PER yang sangat rendah dibandingkan PER sektornya. Hutang yang dimiliki sangat kecil dan ROA+ROE menjanjikan. Untuk TP fundamental adalah 3.185.<br /> <br /> Pemilik saham yang nilai belinya lebih tinggi dari nilai close (2.600) pun masih banyak, sehingga kemungkinan auto reject semakin besar dan juga didukung oleh mereka.<br /> <br /> Hari ini memang saham ini sudah naik begitu jauh, tapi anda masih bisa mendapatkan untung darinya karena ini belum mencapai maksimal dari apa yang bisa dipetik.<br /> <br /> Kami memberikan TP di 2.850, rekomendasi HOLD.<br /> <br /> Terima kasih memperhatikan semoga saran kami berguna untuk anda. Selamat berbisnis.<br /> <br /> Tim Research et Stock Resources<br /> Nandra dan kawan-kawan<br /> <br /> Jadi, bagaimana dengan Anda? Segera ikuti kami, kami analisa, Anda dapatkan secara gratis, Anda yang untung. Percayakan TA dan FA kepada kami dan kami berikan apa yang terbaik untuk Anda. Terima kasih, selamat berbisnis. Apabila ada yang salah bisa komentar di thread ini atau kirim DM ke twitter saya @nandraidx. -nid-<br /> Tue, 27 Mar 2012 21:50:28 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Berita Fundamental soal Saham (DAILY) dilengkapi panduan trading baik secara teknikal maupun fundamental... https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/303 Senin, 26 Maret 2012<br /> Equity Update<br /> <br /> Adaro Energy Tbk (ADRO) akan segera menyelenggarakan RUPSLB pada bulan April mendatang untuk membahas tentang penggunaan laba perusahaan.<br /> <br /> PT Bosowa Multi Finance (BMF) dan Bank Bukopin Tbk (BBKP) menjalin kerja sama pembiayaan kredit otomotif. Menurut dia Bank Bukopin menyiapkan dana untuk kredit KPM yang dikelola BMF yang selama ini bekerja sama dengan empat ATPM di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Selain kredit KPM, Bosowa Group yang membangun hotel bintang empat di Makassar juga mendapatkan kredit investasi sebesar Rp 137 miliar. Rencananya hotel tersebut akan memilki 365 kamar dengan investasi sebesar Rp200 miliar. Hotel itu akan selesai tahun depan dengan Novotel sebagai operatornya.<br /> <br /> Perusahaan properti PT Sentul City Tbk (BKSL) menyiapkan dana investasi sebesar Rp 26,1 miliar untuk mengembangkan cluster baru di township Sentul City, Jawa Barat. Proyek The River View Residence yang membidik segmen premium itu ditargetkan memberi kontribusi penjualan sebesar Rp 83,1 miliar.Perseroan meluncurkan sebanyak 22 unit rumah premium dengan luas bangunan mulai dari 437 meter persegi hingga 984 meter persegi. Harga jual mulai dari Rp 4,2 miliar hingga Rp 6,6 miliar.<br /> Sentul City menyiapkan dana belanja modal Rp 250 miliar-Rp 300 miliar pada 2012. Sekitar 70% dana tersebut berasal dari kas internal. Selain untuk membiayai proyek yang sudah berjalan, belanja modal juga akan dipakai untuk meluncurkan tiga cluster residensial baru tahun ini. <br /> Sentul City menargetkan marketing sales pada 2011 sebesar Rp 500 miliar, namun yang terealisasi sekitar Rp 390 miliar-Rp 420 miliar. Angka ini masih tumbuh dibanding marketing sales pada 2010 sebesar Rp 300 miliar.<br /> <br /> PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menargetkan memiliki 5 juta pelanggan data dari estimasi 10 juta pelanggan hingga akhir tahun ini. Perusahaan akan tetap menggunakan pola tarif unlimited di layanan data, karena kapasitas layanan datanya masih besar, yakni lima kanal di frekuensi 1900 MHz dan empat kanal di frekuensi 800 MHz. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan menargetkan memiliki sebanyak 6.200 base transceiver station (BTS) berteknologi evolution data optimized (EVDO) Revision B pada tahun ini. Perusahaan juga menyiapkan belanja modal sekitar US$ 200 juta untuk membangun infrastruktur jaringan, seperti melanjutkan pembangunan jaringan inti, BTS, transmisi, akses link, dan sewa bandwidth.<br /> <br /> PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) sepanjang 2011 membukukan laba bersih (audit) Rp 257,68 miiar, meroket signifikan sebesar 294,54 persen dari 2010 sebesar Rp 65,31 miliar. Laba ini ditopang oleh pertumbuhan usaha, ekuitas, dan kenaikan nilai asset. Lippo Cikarang dikenal sebagai pengembang properti di kawasan industri koridor Bekasi-Cikampek. Ke depan, perseroan akan lebih memfokuskan pada pembangunan residensial kelas menengah, serta kawasan komersial untuk mendukung kawasan industri yang sudah ada.<br /> <br /> Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) memasok sekitar 24.000 ban setiap bulan kepada PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) khusus untuk mobil Colt L300 dan T120SS. Atas prestasinya ini, Multi Strada meraih tiga penghargaan bergengsi yang diberikan KTB yaitu Best Performance Suppliers, Best Quality Suppliers Zero PPM Quality Suppliers. Fri, 23 Mar 2012 18:10:12 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : ProfitTaking_2012 https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/301 Bagi yang belum sempat melakukan profit taking pada saham-saham yang naiknya gila, eh besoknya turun dalem, sebaiknya lihat angka patokan kali ini.<br /> <br /> 1. LPCK<br /> Entry (1) Rp 2.250, Entry (2) Rp 2.325<br /> Sell. (1) Rp 2.350, Sell. (2) Rp 2.425, Sell (3) Rp 2.500<br /> <br /> 2. BSWD<br /> Entry (1) Rp 1.250, Entry (2) Rp 1.280<br /> Sell. (1) Rp 1.370, Sell. (2) Rp 1.450<br /> <br /> 3. RIGS<br /> Entry (1) Rp.580, Entry (2) Rp 610<br /> Sell. (1) Rp 660, Sell. (2) Rp 700 Wed, 21 Mar 2012 10:08:37 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : EquityUpdate 20120313 https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/300 PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan pelayanan penerbangan. Setelah mendapatkan penghargaan dari Roy Morgan, kini Garuda terlihat sibuk mempersiapkan penerbangan Haji. Garuda gencar melakukan tender wet lease pesawat dan menyediakan koper-koper untuk peserta penerbangan haji. Selain itu, keuntungan yang diperoleh cukup besar tahun ini dan kondisi fundamentalnya lebih baik dibandingkan maskapai penerbangan lainnya di area regional. Tutup di Rp 570, kami menyarankan aksi BUY di level Rp 570-600 dan target harga di Rp 670 untuk jangka waktu pendek.<br /> <br /> PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) terus melakukan ekspansi bisnis. Penambahan luas perkebunan karet untuk periode 2012-2013 dan peningkatan target produksi ban tahun ini. Tutup di Rp660, kami menyarankan aksi BUY di level Rp 650-660 dan target harga di Rp 720 untuk perdagangan 2 hari ke depan.<br /> <br /> * BJBR bukukan laba sebesar 8.14%.<br /> Tutup -50 di Rp1.060, Low 1040, Hi 1110<br /> Buy di Rp1.040-1.050<br /> <br /> * KAEF akan right issue setelah akuisisi INAF<br /> Tutup +0 di Rp440, Low Rp430, Hi Rp445<br /> Buy di Rp425-435 Mon, 12 Mar 2012 20:57:01 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Investasi Saham : Cuan atau Rugi ? https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/295 Apakah Anda menginginkan investasi dalam pasar modal yang efektif dan menghasilkan keuntungan lebih dari bunga depostio selama setahun?<br /> <br /> Anda bisa melihat daftar saham yang saya sarankan untuk trading bulan ini dan pastinya keuntungan besar. Maaf karena beberapa waktu yang lalu sistem saya error.<br /> <br /> <img src="http://www.ipotnews.com/ipotforum/index.php/upload_file/view_image/nandraks/Screen_20120303_110557.jpg"/><br /> <br /> Selamat berbisnis<br /> @nandraidx Tue, 10 Apr 2012 20:24:06 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Daily Stock Reviews https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/294 Hari ini kita menghadapi kondisi IHSG yang cukup baik di tengah bursa lain yang melemah di belahan dunia.<br /> <br /> Banyak saham yang bermain cukup fantastis dan berpotensi untuk menguat lebih tinggi lagi dalam sesi perdagangan besok.<br /> <br /> 1. MTLA<br /> Setelah DILD dan MDLN dari bidang properti yang naik gila-gilaan dalam waktu singkat, MTLA pun menyusul. Dengan Hi 05, Av 278, saya optimis besok akan menembus level 320.<br /> <br /> Anda bisa menjual saham ini di level 320. Tue, 21 Feb 2012 16:33:50 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : Stock-Collection-This-Week https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/291 1. GEMA (14/2)<br /> Di hari ke-3 turunnya harga saham GEMA di level 300. Disarankan untuk membeli saham ini di harga 300-305.<br /> <br /> TP untuk besok : 335<br /> TP untuk lusa : 365<br /> TP untuk Kamis : 400<br /> Wed, 15 Feb 2012 21:14:43 +0700 [Bagi-bagi Rekomendasi/Pengalaman] : STOCKRECOMMENDATION-20120206 https://ipotforum.com/forum/index.php/content/thread_content/287 ADRO (1920) - Buy di 1.910<br /> R 2.000, S 1.880, SL 1.860, TP 2.150<br /> <br /> AISA (495) - Buy di 495<br /> R 510, S 465, SL 450, TP 600<br /> <br /> GEMA (300) - Buy di 295<br /> R 335, S 285, SL 270, TP 425<br /> <br /> PNLF (157) - Buy di 154<br /> R 161, S 153, SL 150, TP 200<br /> <br /> SDRA (365) - Buy di 365<br /> R 390, S 340, SL 320, TP 550 Sat, 04 Feb 2012 16:28:00 +0700